Anak Korban Mutilasi di Cikupa Segera Diperiksa DNA

Dythia Novianty, Welly Hidayat

Selasa, 19 April 2016 | 21:25 WIB
Anak Korban Mutilasi di Cikupa Segera Diperiksa DNA
Ilustrasi mutilasi. [Shutterstock]

Suara.com - Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Musyafak mengatakan, wanita yang dibunuh secara sadis dengan dimutilasi, yakni Nur Atika (34) ternyata memiliki dua orang anak. Menurut Musyafak, anak dari korban pembunuhan sadis dipanggil untuk diambil sampel DNA.

"Korban dia seorang Janda, ada dua anaknya. Yang besar berusia 15 tahun dan satu lagi 11 tahun," kata Musyafak di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2016).

Dia menambahkan, untuk anaknya yang berusia 15 tahun diambil sampelnya berupa air liur, merupakan putri pertama dari korban.

"Tulang dada milik korban dan tulang milik janin dalam kandungan. Serta sampel kuku jari korban dan kuku jari saksi, kita juga ambil sampelnya," ujar Musyafak.

Dia melanjutkan, semua itu untuk melihat apakah ada keterlibatan saksi dalam peristiwa pembunuhan atau tidak.

"Setiap pembunuhan pasti ada upaya untuk berontak atau melawan kan. Ada cakaran-cakaran di situ. Nah, itu kami periksa juga," terang Musyafak.

Sementara itu, untuk sampel janin yang dikandung korban, juga akan diambil sampelnya. Jika pelaku AG sudah tertangkap, maka akan dibuktikan apakah ada hasil hubungan gelap antara pelaku dan korban atau bukan.

"Bila pelakunya sudah tertangkap, kita cocokkan DNA (pelaku) dengan janin, ini memang (misalkan) yang menghamili. Dibuktikan secara ilmiah, jadi kalau misalkan (pelaku) menyangkal tidak bisa," tegas Musyafak.

Sebelumnya, Korban Nur Atika pernah bekerja di rumah makan padang di daerah Cikupa, Tanggerang Selatan bersama AG. AG merupakan atasannya diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Nur Atika. Hingga saat ini pelaku masih dalam pengejaran oleh Kepolisian Polda Metro Jaya dan Polisi Resor Tanggerang Selatan.

Perwira Unit II Subdit Kejahatan dan Kekerasan Ditrektorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi Rofan Richard Mahenu mengatakan, dalam kasus pembunuhan sadis tersebut diduga tersangka (AG) saat ini masuk Daerah Pencarian Orang (DPO). Mereka diduga memiliki hubungan asmara dengan korban. Menurutnya, itu masih dalam penyelidikan untuk mengungkapkan kasus tersebut.

"Masih dalam pengejaran pelaku (AG), ada dugaan motif asmara," ujar Rofan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/4/2016) kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Hamil Dimutilasi, Hanya Tersisa Kepala dan Badan

Perempuan Hamil Dimutilasi, Hanya Tersisa Kepala dan Badan

News | Selasa, 19 April 2016 | 16:16 WIB

Sebelum Dimutilasi Wanita Hamil di Cikupa Dihantam Benda Tumpul

Sebelum Dimutilasi Wanita Hamil di Cikupa Dihantam Benda Tumpul

News | Senin, 18 April 2016 | 20:08 WIB

AG Diduga Mutilasi Perempuan Hamil di Cikupa karena Asmara

AG Diduga Mutilasi Perempuan Hamil di Cikupa karena Asmara

News | Senin, 18 April 2016 | 19:48 WIB

Polisi Duga Pelaku Mutilasi Perempuan Hamil Tak Direncanakan

Polisi Duga Pelaku Mutilasi Perempuan Hamil Tak Direncanakan

News | Senin, 18 April 2016 | 18:53 WIB

Polisi Cari DNA Pembunuh di Jasad Perempuan Korban Mutilasi

Polisi Cari DNA Pembunuh di Jasad Perempuan Korban Mutilasi

News | Senin, 18 April 2016 | 15:27 WIB

Polisi Temukan Saksi Kunci Pembunuhan Mutilasi di Cikupa

Polisi Temukan Saksi Kunci Pembunuhan Mutilasi di Cikupa

News | Jum'at, 15 April 2016 | 18:15 WIB

Perempuan Ini Mutilasi Lengan Suami dan Memberikannya pada Anjing

Perempuan Ini Mutilasi Lengan Suami dan Memberikannya pada Anjing

News | Selasa, 05 April 2016 | 20:34 WIB

Gara-gara Gaya Rambut, Model Cantik Ini Dimutilasi Kakak

Gara-gara Gaya Rambut, Model Cantik Ini Dimutilasi Kakak

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 07:16 WIB

Menjalin Asmara, Sepasang Saudara Tiri Tega Mutilasi Orangtua

Menjalin Asmara, Sepasang Saudara Tiri Tega Mutilasi Orangtua

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 06:37 WIB

Perempuan Sadis Ini Bunuh, Potong dan Masak Tubuh Tetangganya

Perempuan Sadis Ini Bunuh, Potong dan Masak Tubuh Tetangganya

News | Minggu, 07 Desember 2014 | 04:47 WIB

Terkini

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

×