Ultah, PKS Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Minggu, 24 April 2016 | 11:53 WIB
Ultah, PKS Gelar Lomba Baca Kitab Kuning
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Lomba Baca Kitab Kuning. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Lomba Baca Kitab Kuning, dalam rangka perayaan Milad ke-18 PKS. Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan, acara ini bukan ditujukan menarik massa dari Nahdlatul Ulama (NU).

Jazuli mengatakan, ‎Lomba ini bukan sebagai langkah politik. Tapi lebih kepada PKS ingin mendorong bangsa Indonesia untuk mempelajari Kitab Kuning.

"Kalau tujuannya politik, nanti saja bikinnya 2019 menjelang Pemilu. Kami buat ini jauh-jauh hari," kata Jazuli di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (24/4/2016).

D menambahkan, Kitab Kuning merupakan rujukan orijinal dalam ilmu keislaman yang masih menggunakan bahasa Arab. Selain itu, Kitab Kuning erat dengan perjuangan Negara Kesatuan Republik Indonesia karena Ulama Pesantren yang mengkaji Kitab Kuning ini berjuang untuk mengorbankan nyawa untuk kemerdekaan negeri ini.

"Tujuan mulia ini yang mendasari kita melakukan lomba ini," kata dia.

Jazuli menambahkan, di PKS sendiri banyak diisi oleh kader NU. Jazuli dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Asegaf Al Jufry adalah salah satu kader NU yang berpolitik di PKS. Sehingga, tanpa ada lomba ini pun ‎PKS sudah diisi oleh kader NU.

"Tentu sebagai Parpol, kita ingin membuat seluruh rakyat Indonesia untuk tertarik dengan Partai Politik PKS ini. Tapi tujuannya bukan semata-semata mereka tertarik, tapi melihat kiprah PKS utk membangun bangsa ini. Karena itu, PKS selalu menekankan ranah perjuangannya lewat, keumatan, keraykatan dan nasionalisme. Dengan begitu, mereka (Kader NU) berhak tertarik dengan PKS secara politik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS Eropa Dukung Pemecatan Fahri Hamzah

PKS Eropa Dukung Pemecatan Fahri Hamzah

News | Rabu, 13 April 2016 | 04:08 WIB

Fahri: Perombakan Fraksi PKS Berubah dari Tradisi

Fahri: Perombakan Fraksi PKS Berubah dari Tradisi

News | Selasa, 12 April 2016 | 15:08 WIB

Dua Surat soal Fahri Hamzah Masuk ke Pimpinan DPR

Dua Surat soal Fahri Hamzah Masuk ke Pimpinan DPR

News | Selasa, 12 April 2016 | 10:50 WIB

PKS Rombak Fraksi, Bantah Singkirkan Loyalis Fahri Hamzah

PKS Rombak Fraksi, Bantah Singkirkan Loyalis Fahri Hamzah

News | Senin, 11 April 2016 | 17:03 WIB

Fadli Zon: Fahri Hamzah Masih Bisa Ambil Keputusan di DPR

Fadli Zon: Fahri Hamzah Masih Bisa Ambil Keputusan di DPR

News | Senin, 11 April 2016 | 16:05 WIB

Fahri Hamzah Yakin Jadi Korban Operasi Intelijen

Fahri Hamzah Yakin Jadi Korban Operasi Intelijen

News | Jum'at, 08 April 2016 | 18:01 WIB

Gugat PKS, Fahri Hamzah Merasa Didukung Banyak Pihak

Gugat PKS, Fahri Hamzah Merasa Didukung Banyak Pihak

News | Jum'at, 08 April 2016 | 17:33 WIB

Selain Fahri, Ada Satu Kader PKS Lagi yang Dipecat

Selain Fahri, Ada Satu Kader PKS Lagi yang Dipecat

News | Jum'at, 08 April 2016 | 15:09 WIB

PKS Nyatakan Tak Pernah Berniat Mengusir Fahri Hamzah

PKS Nyatakan Tak Pernah Berniat Mengusir Fahri Hamzah

News | Jum'at, 08 April 2016 | 14:59 WIB

Walau Tak Mau Dukung, PKS Tak akan Jadikan Ahok Musuh Bersama

Walau Tak Mau Dukung, PKS Tak akan Jadikan Ahok Musuh Bersama

News | Jum'at, 08 April 2016 | 14:57 WIB

Terkini

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:02 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB