Kemenkumham Minta Tambah 11 Ribu Pegawai

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 25 April 2016 | 15:38 WIB
Kemenkumham Minta Tambah 11 Ribu Pegawai
Menkumham Yasonna Laoly. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly mengatakan pihaknya akan menambah sumber daya manusia untuk ditempatkan di kantor Imigrasi dan Lembaga Pemasyarakatan. Belasan ribuan pegawai negeri sipil (PNS) tersebut akan direkrut melalui Kementerian Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"Kan tahun ini janjinya pak Menpan itu 11 ribu. Itu dibagi 11 ribu sebagian untuk imigrasi. Kita kekurangan tenaga di imigrasi dan kekurangan tenaga di PAS," kata Yasonna saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Jalan HR. Rasuna Said Kav. 22C Jakarta Selatan, Senin (25/4/2016).

Dikatakan Yasonna, pada tahun ini pihaknya sudah melakukan rekrutmen sebanyak 130 pegawai dari Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP). Jumlah tersebut lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya menerima 65 pegawai.

"Kemudian, tahun ini kami menerima 130 orang dari AKIP. Tahun dulu 65 tahun ini sudah ditingkatkan 130," kata dia.

Tak hanya ada penambahan pegawai, Kementeriannya juga tengah melakukan program pelatihan pengamanan kepada para pelajar yang berasal dari AKIP.

"Yang kedua, itu pelatihan pengamanan, kami akan buat lagi kurikulum pengamanan. Selama ini, masuk pengamanan sampai pensiun tidak ada pelatihan-pelatihan lagi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bila Ditemukan Indikasi Kekerasan, Kalapas Banceuy Bisa Dicopot

Bila Ditemukan Indikasi Kekerasan, Kalapas Banceuy Bisa Dicopot

News | Senin, 25 April 2016 | 13:47 WIB

Pascakerusuhan, Keluarga Boleh Jenguk Napi Lapas Banceuy

Pascakerusuhan, Keluarga Boleh Jenguk Napi Lapas Banceuy

News | Senin, 25 April 2016 | 12:54 WIB

Narapidana Lapas Banceuy akan Dipindahkan ke Gedung Baru

Narapidana Lapas Banceuy akan Dipindahkan ke Gedung Baru

News | Senin, 25 April 2016 | 12:00 WIB

Rusuh di Lapas Banceuy Sebabkan Kerugian Lebih dari Rp 6 Miliar

Rusuh di Lapas Banceuy Sebabkan Kerugian Lebih dari Rp 6 Miliar

News | Senin, 25 April 2016 | 05:07 WIB

Menkumham Beberkan Penyebab Pengawasan di Lapas Lemah

Menkumham Beberkan Penyebab Pengawasan di Lapas Lemah

News | Minggu, 24 April 2016 | 19:42 WIB

Menkumham Bahas Insiden Lapas Banceuy Bandung

Menkumham Bahas Insiden Lapas Banceuy Bandung

News | Minggu, 24 April 2016 | 13:15 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Napi Lapas Banceuy

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Napi Lapas Banceuy

News | Minggu, 24 April 2016 | 06:25 WIB

Dokumen Napi Narkoba Lapas Banceuy Ludes Terbakar

Dokumen Napi Narkoba Lapas Banceuy Ludes Terbakar

News | Minggu, 24 April 2016 | 02:33 WIB

Diamankan, 3 Napi Provokator Kerusuhan Banceuy

Diamankan, 3 Napi Provokator Kerusuhan Banceuy

News | Sabtu, 23 April 2016 | 19:14 WIB

Menkumham Sayangkan Kerusuhan di Banceuy

Menkumham Sayangkan Kerusuhan di Banceuy

News | Sabtu, 23 April 2016 | 18:19 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB