WNI Korban Tragedi Mina Dipulangkan Dengan Ambulans Raja Saudi

Esti Utami

Minggu, 01 Mei 2016 | 11:21 WIB
WNI Korban Tragedi Mina Dipulangkan Dengan Ambulans Raja Saudi
Ilustrasi ambulans. (shutterstock)

Suara.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul-Aziz Al Saud secara resmi memberikan fasilitas pesawat khusus Aero Medical Aviation (Medevac) atau ambulans udara untuk mengevakuasi seorang jamaah haji Indonesia korban musibah Mina tahun 2015 dari Jeddah menuju Jakarta.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Arab Saudi dan Organisasi Kerja sama Islam (OKI) Agus Maftuh Abegebriel kepada Antara  Minggu mengatakan, Chulan binti Kasim diterbangkan melalui ambulans udara dengan pesawat nomor registrasi HZMS5B dari bandara King Abdul Azis Jeddah pada 30 April 2016 pukul 22.00 waktu Arab Saudi dan tiba di bandara Halim Perdanakusumah Jakarta tanggal 1 Mei 2016 pada pukul 12.00 WIB.

Menurutnya, pemberian fasilitas ambulans udara kepada Chulan binti Kasim, jamaah haji asal Sumatera Barat yang menjadi korban desak-desakan di Mina pada musim haji 2015 itu merupakan sebuah lompatan luar biasa yang dilakukan Khadimul Haramain as-Syarifain Raja Salman bin Abdul Aziz.

Acting Konjen Jeddah Dicky Yunus, staf konsuler Fadhly Ahmad, dan staf teknis haji Arsyad Hidayat turut melepas keberangkatan pasien dari Rumah Sakit Garda Nasional (al-Haras al-Wataniy) hingga ke Bandara King Abdul Azis Jeddah.

Sejak dirawat di RS al-Haras al-Wataniy Jeddah delapan bulan lalu, kondisi pasien stabil, namun tidak bisa berkomunikasi dan tergantung pada alat bantu pernafasan (ventilator/Ajhizah at-tanaffus as-shinaiyyah).

Dubes Maftuh juga menjelaskan, dalam kunjungannya pada Maret 2016, Menteri Kesehatan RI Nila Farid Muluk berkesempatan menjenguk Chulan binti Kasim.

Sebelumnya, KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah berkoordinasi untuk menyampaikan surat permohonan ke Kemlu Saudi dengan nota diplomatik tertanggal 24 Januari 2016, ke Kemdagri Saudi, dan ke Kementerian Haji Saudi untuk mengupayakan pemulangan pasien ke Indonesia atas permintaan keluarga.

Pada 15 April 2016 Kerajaan Arab Saudi memberikan nota Persetujuan Kerajaan bernomor 32878 untuk evakuasi pasien melalui ambulans udara yang dilengkapi dengan peralatan medis termasuk alat pernafasan yang tidak dimiliki oleh pesawat komersial.

Selanjutnya Kemlu Arab Saudi cq Osama bin Ahmad Al-Sanousi, Deputi Menlu bidang Konsuler mengirim nota diplomatik ke KBRI Riyadh pada 20 April 2016 terkait telah dikeluarkannya nota persetujuan Kerajaan untuk melakukan evakuasi "extraordinary" (luar biasa) dengan ambulance udara.

Nota Kemlu Saudi tersebut diterima oleh KBRI pada 25 April 2016 dan selanjutnya dikirim ke KJRI Jeddah untuk segera ditindaklanjuti.

Di sisi lain Kemenkes RI melalui RS Fatmawati telah menyampaikan kesanggupan untuk melakukan tindakan medis lanjutan dan bertanggung jawab sepenuhnya saat pasien tiba di Indonesia.

Dalam penerbangan dari Arab Saudi itu pasien selalu dimonitor oleh tim medis Nimah Nur Matasief dan Zuhaer Tahir Jawa yang punya darah keturunan Indonesia.

Pesawat ambulans udara dengan kode Service Excellence yang dipiloti oleh Thunevan Althunevan dan Co-Pilot Rashed Alkhasan itu akan kembali ke Arab Saudi pada 3 Mei 2016 pukul 00.00 WIB dan dijadwalkan tiba di Riyadh Air Base pada hari yang sama pukul 05.40 waktu Saudi.

Dubes LBBP RI untuk Arab Saud Agus Maftuh menyatakan sangat berterima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi atas nama Pemerintah Indonesia kepada Khadimul Haramain as-Syarifain Raja Salman bin Abdul Aziz atas kepeduliaannya yang luar biasa terhadap diplomasi kemanusiaan itu.

Ia berharap langkah luar biasa Raja Salman tersebut akan semakin memperkuat poros diplomasi "Saunesia" (Saudi-Indonesia) yang merupakan "branding" dan "framing" diplomasi untuk menitikberatkan diplomasi kemanusiaan (diplomasiyyah insaniyyah - humanitarian diplomacy). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arab Saudi Jamin Keamanan Selama Musim Haji saat Lagi Perang dengan Houthi

Arab Saudi Jamin Keamanan Selama Musim Haji saat Lagi Perang dengan Houthi

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:55 WIB

Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi

Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB

Ribuan Jamaah Haji Mulai Pulang ke Indonesia

Ribuan Jamaah Haji Mulai Pulang ke Indonesia

Foto | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:00 WIB

Suasana Mina Dipenuhi Jamaah Haji Seusai Lempar Jumrah

Suasana Mina Dipenuhi Jamaah Haji Seusai Lempar Jumrah

Foto | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:00 WIB

Prosesi Lempar Jumrah Aqabah Warnai Rangkaian Ibadah Haji 1447 H

Prosesi Lempar Jumrah Aqabah Warnai Rangkaian Ibadah Haji 1447 H

Foto | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Momen Jamaah Haji Indonesia Jalani Mabit di Muzdalifah

Momen Jamaah Haji Indonesia Jalani Mabit di Muzdalifah

Foto | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:00 WIB

Kurma dan Air Zam zam Laris Manis, Penjualan Oleh-oleh Haji di Tanah Abang Naik Tajam

Kurma dan Air Zam zam Laris Manis, Penjualan Oleh-oleh Haji di Tanah Abang Naik Tajam

Foto | Senin, 25 Mei 2026 | 18:38 WIB

Pemberangkatan Haji 2026 Tuntas, Lebih dari 138 Ribu Jamaah Terbang ke Tanah Suci

Pemberangkatan Haji 2026 Tuntas, Lebih dari 138 Ribu Jamaah Terbang ke Tanah Suci

Foto | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pemprov Bali Lepas 698 Jamaah Calon Haji, Tekankan Jalin Kerukunan

Pemprov Bali Lepas 698 Jamaah Calon Haji, Tekankan Jalin Kerukunan

Video | Minggu, 26 April 2026 | 18:15 WIB

Suasana Masjidil Haram Jelang Ibadah Haji 2026

Suasana Masjidil Haram Jelang Ibadah Haji 2026

Foto | Jum'at, 24 April 2026 | 17:47 WIB

Terkini

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:19 WIB

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

×