Saat Ingin Aborsi, Pasien Klinik Bekasi Berikan Alamat Palsu

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 Mei 2016 | 22:02 WIB
Saat Ingin Aborsi, Pasien Klinik Bekasi Berikan Alamat Palsu
Ilustrasi aborsi. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Sektor Bekasi Selatan, Jawa Barat kesulitan mencari korban aborsi di Klinik Medical Center di Jalan Ir H Djuanda dalam pengembangan kasus itu. Sebab pasien aborsi mengisi buku tamu dengan alamat palsu.

"Sulitnya mencari korban kasus tersebut karena minimnya informasi dan banyak alamat palsu yang ada di buku register pasien," kata Humas Kepolisian Sektor Bekasi Selatan Kota Bekasi, Iptu Puji Astuti, Jawa Barat, Minggu (1/5/2016).

Dalam pencarian bukti-bukti baru butuh waktu dan kesadaran dari pihak korban guna memecahkan kasus tersebut.

"Karena ini semata mata hanya diperiksa untuk menghimpun informasi dan kesaksian dalam kasus tersebut," katanya.

Klinik itu sudah berdiri sejak 10 tahun lamanya maka banyak perubahan alamat pada buku register yang saat ini jadi barang bukti. Dari daftar pasien tersebut tidak hanya dari wilayah bekasi, melainkan banyak yang dari luar Jawa Barat.

Sementara barang bukti lain seperti penemuan tulang, obat racikan, tisu bekas darah, alat kedokteran, cctv masih dalam pemeriksaan. Kasus ini masih dalam taraf pengembangan dan belum bisa menentukan tersangka utamanya.

"Sudah ada satu korban yang terungkap tapi belum melakukan aborsi," katanya.

Puji mengatakan dalam kasus ini sudah di tentukan tujuh tersangka yaitu YS, MRYN, NN, KRTN, dan MMN dan dua diantaranya Dokter Jabat serta Dokter Ald masih dalam pengejaran. Untuk pelaku wanita seperti MRYN, KRTN, dam MMN kami titipkan ke Rumah Tahanan di Pondok Bambu.

"Pihaknya akan terus mencari keberadaan korban aborsi terkait pengembangan kasus dan segera melakukan penangkapan dua dokter yang saat ini menjadi buron," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aborsi Berkali-kali, Amankah?

Aborsi Berkali-kali, Amankah?

Health | Jum'at, 29 April 2016 | 21:09 WIB

Bila Dokter Absen, Aborsi Klinik Bekasi Hanya Dilakukan Perawat

Bila Dokter Absen, Aborsi Klinik Bekasi Hanya Dilakukan Perawat

News | Jum'at, 29 April 2016 | 05:14 WIB

Polisi Dalami Rekaman CCTV dari Klinik Aborsi di Bekasi

Polisi Dalami Rekaman CCTV dari Klinik Aborsi di Bekasi

News | Jum'at, 29 April 2016 | 03:07 WIB

Polisi Teliti Tulang Diduga Korban Aborsi di Klinik Bekasi

Polisi Teliti Tulang Diduga Korban Aborsi di Klinik Bekasi

News | Jum'at, 29 April 2016 | 01:07 WIB

Kisah Polisi Menyamar Jadi Pasien Aborsi di Cikini

Kisah Polisi Menyamar Jadi Pasien Aborsi di Cikini

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 17:06 WIB

Pasien Banyak Mengeluh Setelah Diaborsi di Klinik Cikini

Pasien Banyak Mengeluh Setelah Diaborsi di Klinik Cikini

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 16:44 WIB

Polisi Intai 4 Klinik Terduga Tempat Aborsi

Polisi Intai 4 Klinik Terduga Tempat Aborsi

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 15:29 WIB

Kasus Aborsi Cikini, 10 Orang Ditangkap

Kasus Aborsi Cikini, 10 Orang Ditangkap

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 15:20 WIB

Ahok Minta Satpol PP Awasi Klinik yang Diduga Lakukan Aborsi

Ahok Minta Satpol PP Awasi Klinik yang Diduga Lakukan Aborsi

News | Rabu, 24 Februari 2016 | 17:13 WIB

Polisi Geledah Klinik Aborsi Ilegal

Polisi Geledah Klinik Aborsi Ilegal

Foto | Rabu, 24 Februari 2016 | 13:54 WIB

Terkini

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×