Direktur Balap Manor: Kami Pulang Bawa Kekecewaan dari Sochi

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Senin, 02 Mei 2016 | 07:02 WIB
Direktur Balap Manor: Kami Pulang Bawa Kekecewaan dari Sochi
Pebalap Manor Racing asal Indonesia, Rio Haryanto (kanan), gagal finis di GP Rusia, (1/5) [manorracing.photos]

Suara.com - Tim Manor Racing tidak ingin berkutat terus dengan kekecewaan menyusul hasil di seri keempat Formula 1 Grand Prix Rusia, Minggu (1/5/2016). Dalam balapan di Sirkuit Sochi itu, tim asal Inggris ini hanya menempatkan satu pebalapnya yang melintasi garis finis.

Pencapaian itu dilakukan Pascal Wehrlein yang finis di posisi ke-18 atau urutan terakhir setelah empat pebalap gagal finis, termasuk Rio Haryanto. Seperti diketahui, pebalap Indonesia ini harus mengakhiri lombanya lebih cepat di sirkuit sepanjang 5,848 km itu.

Kondisi ini menyusul senggolan yang dilakukan Nico Hulkenberg usai mobil pebalap dari tim Force India tersebut melintir di Tikungan 2 tak lama setelah start. Akibatnya, mobil Rio mengalami sedikit kerusakan yang membuatnya harus menghentikan lomba.

"Kini, setelah empat seri berlangsung, saatnya kami mengambil semua pelajaran yang telah didapat dan mencoba membuat beberapa kemajuan yang baik untuk balapan di Spanyol," kata Direktur Balap Manor Racing, Dave Ryan, seperti dikutip dari akun resmi Facebook Manor.

"Kami pulang dengan membawa kekecewaan dari Sochi. Rio jelas tidak beruntung. Dalam video rekaman, kami melihat Rio sempat melayang (usai disenggol Hulkenberg). Kerusakan pada mobil Rio dapat menceritakan banyak hal tentang kejadian itu yang memaksanya keluar dari perlombaan," tambahnya.

Sementara itu, Wehrlein tetap mensyukuri hasil di Sochi. Pebalap asal Jerman itu mengungkapkan sangat sulit mencapai hasil lebih baik mengingat beberapa kendala yang dialaminya selama lomba 53 putaran tersebut.

"Saya memiliki duel yang bagus dengan Sauber. Tapi, setelah pit stop pertama, mereka di depan saya. Saya mencoba keras menyalip salah satu diantara pebalap mereka. Namun, gagal dan malah menghancurkan ban saya, jadi saya harus ke pit stop lagi," kata Wehrlein.

"Saya pit stop kedua, saya memiliki masalah dengan bagian kiri belakang mobil yang membuat kami kehilangan banyak waktu. Jadi, saya pikir finis di posisi ke-18 adalah sesuatu yang terbaik yang bisa kami harapkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rosberg Cetak "Quattrick" di GP Rusia, Rio Gagal Finis

Rosberg Cetak "Quattrick" di GP Rusia, Rio Gagal Finis

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 21:02 WIB

Kurang Dana Rp150 Miliar, Dapatkah SMS Donasi Selamatkan Rio?

Kurang Dana Rp150 Miliar, Dapatkah SMS Donasi Selamatkan Rio?

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 16:28 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB