WNI Disandera, Ayah Bayu Oktavianto Tak Sabar Bertemu sang Anak

Esti Utami

Senin, 02 Mei 2016 | 08:38 WIB
WNI Disandera, Ayah Bayu Oktavianto Tak Sabar Bertemu sang Anak
Sutomo (48) ayah Bayu Oktavianto, salah satu WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf. (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Suara.com - Keluarga Bayu Oktavianto, salah satu anak buah kapal Tug Boat Brahma 12 asal Dukuh Miliran, Desa Mendak, Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berangkat ke Jakarta untuk menjemput putranya yang dibebaskan dari sandera.

Sutomo (48), ayah kandung Bayu Oktavianto bersama adik kandungnya, Supardi, rencananya berangkat dari rumah di Miliran Kecamatan Delanggu menuju Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Senin, sekitar pukul 09.00 WIB.

"Saya diminta menjemput Bayu ke Jakarta, Senin ini, dan berangkat dengan naik pesawat terbang Sriwijaya Air dari Bandara Adi Sumarmo sekitar pukul 11.00 WIB," kata Sutomo.

Dia mengatakan keluarganya mendapatkan informasi dari pihak perusahaan pelayaran, bahwa Bayu bersama sembilan ABK lainnya tiba di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (1/5/2016) malam. Mereka tidak langsung dipulangkan ke rumah masing-masing.

Namun, katanya, pihaknya diminta ke Jakarta dengan dikirim bukti pesan untuk dua orang tiket pesawat terbang Sriwijaya Air melalui Bandara Adi Soemarmo, Senin.

Dia mengatakan di Jakarta akan ada acara serah terima, dan selanjutnya menunggu langkah lanjut dari pemerintah atau perusahaan pelayaran, apakah langsung dipulangkan ke daerahnya masing-masing atau tidak.

Sebanyak 10 WNI ABK Tug Boat Brahma 12 yang telah bebas dari penyanderaan kelompok teroris pimpinan Abu Sayyaf, di Filipina selatan, Minggu (1/5) siang.

Ia mengaku mendapatkan informasi terakhir dari perusahaan tempat putranya bekerja, bahwa 10 ABK, termasuk Bayu yang sudah dibebaskan, dari bagian personalia PT Patria Maritim di Jakarta, sekitar pukul 14.00 WIB.

Dia mengatakan 10 ABK, termasuk Bayu, langsung dipulangkan ke Indonesia, dan telah mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 23.30 WIB. Setelah mendapat kabar itu, keluarga Bayu langsung melakukan sujud syukur dengan shalat berjamaah bersama puluhan warga setempat di rumahnya di Miliran, Klaten.

Bayu Okavianto bersama sembilan ABK lainnya disandera oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina, sekitar satu bulan lebih, kini mereka sudah dibebaskan dan dipulangkan ke Tanah Air. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB