Jokowi Terima 12 Calon Komisioner Kompolnas, akan Pilih 6 Orang

Siswanto, Erick Tanjung

Senin, 02 Mei 2016 | 12:07 WIB
Jokowi Terima 12 Calon Komisioner Kompolnas, akan Pilih 6 Orang
Ketua Pansel Kompolnas Imam Sujarwo di kantor Presiden [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Panitia Seleksi Komisi Kepolisian ‎Nasional melaporkan hasil seleksi terhadap 12 calon komisioner Kompolnas kepada Presiden Joko Widodo ‎di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/5/2016). Selanjutnya, Presiden akan memilih enam orang untuk menjadi komisioner periode 2016-2020.

‎‎"Baru saja kami melaporkan kepada Pak Presiden kerja dari anggota pansel dan menyampaikan nama-nama yang nantinya sesuai kewenangan beliau memilih enam dari nama-nama yang kami serahkan," kata Ketua Pansel Kompolnas Imam Sujarwo kepada wartawan di kantor Presiden.

Ada lima tahapan yang telah dilakukan pansel untuk menyeleksi mereka. Saat pendaftaran dibuka, ada 200 orang lebih yang mendaftar, namun persyaratan lengkap hanya 124 orang. Setelah administrasi diseleksi, tinggal 81 orang. Setelah ujian tes terjaring 50 orang, lalu proses assessment jumlah yang masuk sebanyak 24 orang, terakhir tes kesehatan dan wawancara yang lulus 12 orang.

"Dari 12 orang itu, enam pakar kepolisian dan enam tokoh masyarakat. Terdiri dari 11 pria dan satu wanita. Hal ini diamanatkan Pasal 29 UU Nomor 2 Tahun 2002. Mendasari aturan, kami ajukan enam pakar kepolisian dan enam tokoh masyarakat. Dari 12 ini, Pak Presiden pilih tiga dari pakar kepolisian dan tiga tokoh masyarakat," kata dia.

Masa bakti komisioner Kompolnas periode 2012-2016 akan berakhir 18 Mei 2016. Artinya, komisioner yang baru harus dilantik paling lambat tanggal 18 Mei.

"Sehingga tidak terjadi kekosongan Kompolnas," kata dia.

Siapa saja 12 nama calon komisioner Kompolnas yang diserahkan ke Presiden hari ini:

Pakar kepolisian

1. Irjen Pol Purn Bekto Suprapto
2. Irjen Pol Purn Yotje Mende
3. Irjen Pol Purn Herry Haryanto
4. Irjen Pol Purn Sadar Sebayang
5. Brigjen Pol Purn M Nasser Amir
6. Dosen STIK-PTIK Andrea H Poeloengan

Tokoh masyarakat

1. Poengki Indrarti (advokat, dan Direktur Imparsial)
2. Nuruddin Lazuardi (jurnalis)
3. Andriansyah (DPP Sekretaris Jenderal Organda)
4. Yudi Hidayat (Wakil Dekan Universitas Moestopo)
5. Benediktus Bambang Nurhadi, (DPN Peradi‎)
6. Dede Farrhan Aulawi (Pengurus Pusat Kolektif Kosgoro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hamdan Zoelva: Kompolnas Kurang Optimal Awasi Polisi

Hamdan Zoelva: Kompolnas Kurang Optimal Awasi Polisi

News | Rabu, 20 April 2016 | 11:36 WIB

Begini Seleksi Berat Calon Anggota Kompolnas

Begini Seleksi Berat Calon Anggota Kompolnas

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 13:27 WIB

Lolos Tes Tertulis, 50 Calon Anggota Kompolnas Diuji Lagi

Lolos Tes Tertulis, 50 Calon Anggota Kompolnas Diuji Lagi

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 13:15 WIB

Dianggap Kurang Menggigit, Kompolnas Minta Kewenangan Ditambah

Dianggap Kurang Menggigit, Kompolnas Minta Kewenangan Ditambah

News | Kamis, 03 September 2015 | 21:02 WIB

Kompolnas Bertemu Menkopolhukam

Kompolnas Bertemu Menkopolhukam

Foto | Kamis, 03 September 2015 | 16:02 WIB

Terkini

Pakar Hukum Trisakti: Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Masuk Delik Makar

Pakar Hukum Trisakti: Dugaan Penyadapan Prabowo Oleh Listyo Masuk Delik Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:31 WIB

Kapan Penyadapan Prabowo Dilakukan oleh Listyo Sigit Cs?

Kapan Penyadapan Prabowo Dilakukan oleh Listyo Sigit Cs?

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Tiga Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi, Ini Daftar Penggantinya

Tiga Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi, Ini Daftar Penggantinya

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!

Review The Intern: Drama Komedi Manis tentang Kehidupan Dunia Kerja Modern!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:30 WIB

Istana Buka Suara Soal Siapa Dalang dan Isi Penyadapan HP Prabowo

Istana Buka Suara Soal Siapa Dalang dan Isi Penyadapan HP Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:27 WIB

Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah

Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 13:26 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Bukti, Putusan MK Soal UU Sadap Diabaikan 20 Tahun

Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Bukti, Putusan MK Soal UU Sadap Diabaikan 20 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:23 WIB

Respons Prabowo soal Dugaan Penyadapan: Prihatin, Tak Menyangka Orang Kepercayaannya Terseret Kasus

Respons Prabowo soal Dugaan Penyadapan: Prihatin, Tak Menyangka Orang Kepercayaannya Terseret Kasus

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:23 WIB

Meterai Rp10 Ribu: Saat Transaksi Warga Sekalipun Tak Luput dari Pajak

Meterai Rp10 Ribu: Saat Transaksi Warga Sekalipun Tak Luput dari Pajak

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:20 WIB

Mahfud MD Tak Habis Pikir HP Prabowo Disadap Listyo: Kejahatan Terjahat Sepanjang Sejarah Polri

Mahfud MD Tak Habis Pikir HP Prabowo Disadap Listyo: Kejahatan Terjahat Sepanjang Sejarah Polri

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:16 WIB

×