Polisi Riau Tangkap 2 Warga Calon Anak Buah Santoso

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 03 Mei 2016 | 04:04 WIB
Polisi Riau Tangkap 2 Warga Calon Anak Buah Santoso
Perburuan Kelompok Santoso oleh TNI. (Antara/Edy)

Suara.com - Direktorat Intelijen dan Keamanan Kepolisian Daerah Riau menangkap dua warga Kota Dumai karena berupaya untuk bergabung dengan Kelompok Santoso di Poso, Sulawesi Tengah.

"Kita dapat informasi dari Satgas Sinombala di sana, ada dua warga Dumai yang tertangkap yang indikasinya akan bergabung dengan kelompok Santoso," kata Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Riau, Kombes Pol Djati Wiyoto kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (2/5/2016).

Mereka bernama Ovan Fadlan dan Dede Suwaryadi. Keduanya ditangkap saat masih berada di Kota Poso, dan belum sempat bergabung dengan kelompok militan tersebut.

Menurut Djati, terungkapnya dua warga Dumai itu setelah Satgas Operasi Tinombala menangkap Ovan pada Minggu lalu (1/5/2016). Kemudian, dari pengembangan petugas kemudian menangkap Dede.

"Jadi Ovan yang tertangkap terlebih dahulu baru kemudian si Dede," jelasnya.

Setelah mendapat informasi penangkapan tersebut, ia mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya didapat bahwa sepekan sebelum penangkapan tersebut, istri dari Dede diketahui pernah melapor ke Polsek di Dumai bahwa suaminya menghilang.

Dari situ pengembangan terus dilakukan sehingga diketahui sebelum Dede menghilang ternyata yang bersangkutan intens berhubungan dengan Ovan.

Ia menduga bahwa Ovan merupakan orang yang merekrut Dede untuk bergabung dengan kelompok yang saat ini masih diburu oleh petugas gabungan TNI dan Polri tersebut.

"Jadi sebelumnya kita mendapatkan laporan Dede menghilang. Kita telusuri dan kita tanya kepada keluarganya tentang siapa saja teman Dede ini. Dari pihak keluarga menyebut bahwa Dede bergaul dengan Ovan. Sejak berteman dengan Ovan inilah sikap Dede berubah," jelasnya.

Saat ini kedua warga Dumai tersebut masih diperiksa intensif di Poso. Ia mengatakan petugas berupaya mendalami dan membongkar siapa saja yang telah direkrut oleh jaringan ini dari Riau.

Lebih jauh, Djati mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati karena jaringan Santoso terus berusaha merekrut orang-orang baru. Bahkan, Djati menyebut jika prekrutan itu melalui media sosial.

"Ini perlu diwaspadai, kita harus bijak dan hati-hati dalam menggunakan media sosial dan internet. Karena jaringan ini menerapkan pola perekrutan seperti itu," tutupnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontras Kritik RUU Terorisme Tak Atur Akuntabilitas Operasi

Kontras Kritik RUU Terorisme Tak Atur Akuntabilitas Operasi

News | Jum'at, 29 April 2016 | 14:18 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kritik RUU Terorisme

Koalisi Masyarakat Sipil Kritik RUU Terorisme

News | Jum'at, 29 April 2016 | 13:42 WIB

Ini Perkiraan Sisa Kekuatan Kelompok Teroris Santoso

Ini Perkiraan Sisa Kekuatan Kelompok Teroris Santoso

News | Rabu, 27 April 2016 | 03:06 WIB

Satu Lagi Anggota Santoso Tewas Tertembak, Diduga Etnis Uighur

Satu Lagi Anggota Santoso Tewas Tertembak, Diduga Etnis Uighur

News | Senin, 25 April 2016 | 21:37 WIB

BNPT Minta Kriminalisasi Pelaku Teror Diperkuat

BNPT Minta Kriminalisasi Pelaku Teror Diperkuat

News | Kamis, 21 April 2016 | 18:08 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×