Kekeringan, Nyawa 160 Juta Anak di India Terancam

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 04 Mei 2016 | 06:23 WIB
Kekeringan, Nyawa 160 Juta Anak di India Terancam
Ilustrasi kekeringan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 160 juta anak-anak di India terancam nyawanya karena kekeringan yang melanda di sana. Pemerintah diminta turun tangan dan bereaksi dengan cepat.

Hal tersebut diserukan Pemenang Nobel Perdamaian Kailash Satyarthi, seperti dilansir Reuters, Rabu (4/5/2016). Dia menjelaskan kekeringan parah di sana sudah mengancam nyawa.

Satyarthi mengatakan anak-anak di India sudah mendapatkan ancaman 'lengkap'. Mulai dari perdagangan manusia sampai dipaksa menikah mudah.

Dia mengirimkan surat kepada Perdana Menteri India, Narendra Modi. India perlu mencanangkan darurat nasional karena bencana ini.

"Laporan dari anak-anak yang dipaksa menjadi pekerja anak, perdagangan, pernikahan anak, dan devadasi (mendedikasikan gadis pelayanan di kuil) merupakan sistem yang membuat anak putus sekolah," isi surat Satyarthi itu.

"Karena kekeringan dan krisis air, anak-anak menjadi semakin rentan. Dalam beberapa bulan mendatang, ada peningkatan risiko lakhs (ratusan ribu) dari anak-anak menjadi korban keadaan ini."

Sementara data pemerintah memperkirakan sebanyak 330 juta rakyat India terpukul k arena kelangkaan air di sana. Yang paling parah terjadi di Maharashtra ddan Karnataka.

Sebagai tanaman layu dan ternak pada mati, sementara 10 ribu orang bermigrasi untuk mencari makanan, air dan pekerjaan. Kebanyakan dari mereka lelaki dan meninggalkan anggota keluarganya. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

India Larang Warga Memasak di Siang Hari

India Larang Warga Memasak di Siang Hari

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 06:18 WIB

Impor Daging Kerbau India Dikritik Kurang Berpihak Peternak Lokal

Impor Daging Kerbau India Dikritik Kurang Berpihak Peternak Lokal

Bisnis | Kamis, 28 April 2016 | 09:41 WIB

Seratus Orang Dikhawatirkan Tewas Akibat Gelombang Panas India

Seratus Orang Dikhawatirkan Tewas Akibat Gelombang Panas India

News | Kamis, 21 April 2016 | 15:47 WIB

Ban Kiri Depan Lepas, Hulkenberg Dihukum Turun Tiga Tingkat

Ban Kiri Depan Lepas, Hulkenberg Dihukum Turun Tiga Tingkat

News | Minggu, 17 April 2016 | 11:56 WIB

Inilah Film-film Terlaris Shah Rukh Khan

Inilah Film-film Terlaris Shah Rukh Khan

Entertainment | Kamis, 14 April 2016 | 21:27 WIB

Kebakaran Kuil Tewaskan 108 Orang, Polisi Tangkap 5 Tersangka

Kebakaran Kuil Tewaskan 108 Orang, Polisi Tangkap 5 Tersangka

News | Senin, 11 April 2016 | 14:49 WIB

Kebakaran Tewaskan 100 Orang, Kritik ke Narendra Modi Makin Keras

Kebakaran Tewaskan 100 Orang, Kritik ke Narendra Modi Makin Keras

News | Senin, 11 April 2016 | 01:51 WIB

Korban Kebakaran Kuil India Jadi 97 Orang, Jenazah Sulit Dikenali

Korban Kebakaran Kuil India Jadi 97 Orang, Jenazah Sulit Dikenali

News | Minggu, 10 April 2016 | 15:58 WIB

80 Orang Tewas Dipicu Petasan di Kuil India

80 Orang Tewas Dipicu Petasan di Kuil India

News | Minggu, 10 April 2016 | 10:38 WIB

PM India: Runtuhnya Jembatan adalah Peringatan dari Dewa

PM India: Runtuhnya Jembatan adalah Peringatan dari Dewa

News | Jum'at, 08 April 2016 | 13:39 WIB

Terkini

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

×