Kebakaran Tewaskan 100 Orang, Kritik ke Narendra Modi Makin Keras

Esti Utami

Senin, 11 April 2016 | 01:51 WIB
Kebakaran Tewaskan 100 Orang, Kritik ke Narendra Modi Makin Keras
Perdana Menteri India Narendra Modi. (Shutterstock)

Suara.com - Kebakaran besar menghanguskan sebuah pura di Kerala, bagian selatan India pada Minggu, menewaskan hampir 100 orang dan melukai lebih dari 200 lainnya saat pengunjung menyaksikan pertunjukan kembang api untuk memperingati tahun baru Hindu setempat.

Ribuan pengunjung memenuhi pura Puttingal Devi di wilayah pantai Kollam. Pertunjukan kembang api itu dimulai pada tengah malam dan berlangsung selama beberapa jam.

Kebakaran itu berawal ketika salah satu kembang api itu jatuh di sebuah gudang di mana kembang api itu disimpan, ujar para penduduk di sekitar pura itu, yang terletak sekitar 70 kilometer dari ibu kota provinsi, Thiruvananthapuram.

Perdana Menteri Narendra Modi segera terbang ke Kollam dengan sekelompok dokter untuk membantu pihak berwenang setempat menangani korban luka, bergerak dengan cepat untuk menangkal kritik terkait kurangnya keamanan publik.

"Kebakaran yang terjadi di pura yang ada di Kollam itu menyayat hati dan sangat mengejutkan hingga tidak dapat berkata apa-apa," ujar Modi dalam akun Twitternya.

"Perasaan saya saat ini berada bersama para keluarga korban dan doa para mereka yang terluka," dia menambahkan.

Modi telah mengahadapi kritik publik sebelumnya atas kekurangsigapannya menangani banjir yang terjadi di Chennai pada akhir tahun lalu. Yang sebagian besar kota itu terendam air selama beberapa hari sebelum bantuan pemerintah tiba.

Kepala Menteri Kerala, Oommen Chandy mengatakan bahwa 97 orang tewas dalam kebakaran di pura itu, banyak di antaranya terjebak di dalam bangunan yang dilahap oleh si jago merah itu. Dia juga mengatakan bahwa 245 orang lainnya mengalami luka.

Sejumlah tayangan televisi menunjukkan orang-orang, beberapa di antaranya menggendong anak-anak dengan luka bakar, yang dibawa ke rumah sakit.

Pemerintahan federal juga mengerahkan pihak militer untuk membantu pihak berwenang Kerala dengan dua unit kapal angkatan laut berlayar ke Kollam dan membawa persediaan medis.

Tanpa izin Dengan Kerala berada di tengah situasi pemilihan umum untuk memilih majelis provinsi, kebakaran pura itu dengan segera berubah menjadi sebuah isu politik saat para pemimpin setempat menuntut diadakannya sebuah penyelidikan terhadap pertunjukan kembang api itu.

Di Kerala, Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Modi bersaing dengan Partai kongres dan Partai Komunis. Pihak BJP telah berfokus dalam membangun kekuatan yang mendalam di provinsi itu selama beberapa dasawarsa.

Kepala Menteri Kerala Chandy mengatakan bahwa pemerintahan wilayah Kollam menyangkal adanya izin kepada pihak berwenang pura untuk mengadakan pertunjukan kembang api, dan mengatakan bahwa pihak pemerintah akan menyelidiki bagaimana mereka dapat melakukannya.

"Tidak ada izin apapun yang dikeluarkan meskipun untuk menyimpan kembang api," dia mengatakan.

Pihak kepolisian telah mengajukan kasus terhadap pihak berwenang pura itu sebagai bentuk kelalaian. Pihak pura itu tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Wilayah Kerala dipenuhi oleh sejumlah pura, yang dikelola warga berpengaruh dan seringkali memandang rendah peraturan setempat. Setiap tahun pura-pura tersebut mengadakan pertunjukan kembang api, seringkali dikompetisikan di panggung untuk memilih pertunjukan mana yang paling spektakuler. Terdapat sejumlah juri yang menentukan pemenangnya.

Hakim wilayah Kollam, A Shainamol mengatakan para warga yang tinggal di dekat pura itu telah menyampaikan keluhan terkait betapa berbahayanya kembang api itu sebelumnya.

Ledakan dari kembang api itu sangatlah kuat dan menyebabkan sejumlah bagian atap pura itu runtuh. Media setempat menunjukkan sejumlah buldoser yang mencoba membersihkan puing-puing yang berserakan.

Pura Puttingal itu merupakan salah satu pura tertua di provinsi itu. Dibangun di atas sebuah bukit yang diyakini menjadi tempat turunnya dewi-dewi pada beberapa abad lalu. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?

Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?

News | Senin, 27 Juli 2026 | 07:41 WIB

Diplomasi Candi: Apa Rahasia di Balik Pertemuan Prabowo Subianto dan Narendra Modi?

Diplomasi Candi: Apa Rahasia di Balik Pertemuan Prabowo Subianto dan Narendra Modi?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 11:59 WIB

Momen Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan

Momen Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan

Foto | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:53 WIB

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:30 WIB

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:49 WIB

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:09 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:12 WIB

Momen PM India Narendra Modi Pidato di Parlemen RI

Momen PM India Narendra Modi Pidato di Parlemen RI

Foto | Rabu, 08 Juli 2026 | 06:30 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

Terkini

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×