David Cameron Tolak Minta Maaf ke Donald Trump

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 06 Mei 2016 | 05:21 WIB
David Cameron Tolak Minta Maaf ke Donald Trump
Presiden Joko Widodo bertemu dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron, di London, Inggris, Selasa (19/4). [Setpres/Laily Rachev]

Suara.com - Perdana Menteri Inggris Davis Cameron menegaskan tidak akan minta maaf kepada calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik. Sebelumnya Cameron menegaskan ada pikiran Trump yang salah.

Cameron memandang seruan Donald Trump melarang Umat Islam masuk ke Amerika adalah hal yang bodoh dan salah.

"Saya tidak akan mengubah pandangan itu dan saya tidak mengubah pandangan itu dan saya sangat jelas bahwa ide kebijakan yang diajukannya salah. Yang salah dan akan tetap salah, jadi saya sangat jelas tentang hal itu," Cameron mengatakan kepada wartawan ketika ditanya apakah ia sekarang akan meminta maaf.

Cameron pun menolak membayar denda ke Trump.

"Mengetahui sifat melelahkan pemilihan pendahuluan dan apa yang Anda harus melalui? Melalui kontes yang luar biasa ini untuk memimpin partai mereka menjadi pemilihan umum layak hormat kami," katanya. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

May Day di Los Angeles Serang Kebijakan Donald Trump

May Day di Los Angeles Serang Kebijakan Donald Trump

News | Senin, 02 Mei 2016 | 06:14 WIB

Jadi Komedian Semalam, Obama Tertawakan Trump Habis-habisan

Jadi Komedian Semalam, Obama Tertawakan Trump Habis-habisan

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 20:31 WIB

Tak Pilih Ayahnya, Dua Anak Donald Trump Tak Dapat Uang Jajan?

Tak Pilih Ayahnya, Dua Anak Donald Trump Tak Dapat Uang Jajan?

News | Selasa, 12 April 2016 | 11:49 WIB

PM Inggris Jelaskan Soal Nama Ayahnya yang Masuk "Panama Papers"

PM Inggris Jelaskan Soal Nama Ayahnya yang Masuk "Panama Papers"

News | Rabu, 06 April 2016 | 16:07 WIB

Terkini

Kisruh LCC Kalbar Berlanjut ke Meja Hijau, Pimpinan MPR Bilang Begini

Kisruh LCC Kalbar Berlanjut ke Meja Hijau, Pimpinan MPR Bilang Begini

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:30 WIB

The Beast Muncul di Beijing, Kedatangan Trump Malam Ini Bikin China Tegang

The Beast Muncul di Beijing, Kedatangan Trump Malam Ini Bikin China Tegang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:29 WIB

'Biar Andrie Kapok!': Pengakuan Kapten Nandala soal Jiwa Korsa di Balik Penyiraman Air Keras

'Biar Andrie Kapok!': Pengakuan Kapten Nandala soal Jiwa Korsa di Balik Penyiraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:29 WIB

Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang

Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:26 WIB

Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto

Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:19 WIB

KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing

KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:10 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa

Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:08 WIB

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:05 WIB

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:57 WIB