Array

Tak Lagi Maju, Agung Laksono Punya Jago yang Didukung

Esti Utami Suara.Com
Minggu, 08 Mei 2016 | 21:24 WIB
Tak Lagi Maju, Agung Laksono Punya Jago yang Didukung
Para calon Ketua Umum Partai Golkar yang akan berkompetisi di Munaslub pada 15-17 Mei mendatang. (suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Ketua umum Partai Golkar versi yang berbeda, Agung Laksono dan Aburizal Bakrie ternyata memiliki keinginan sama. Mereka menginginkan adanya regenerasi di tubuh Partai Golkar sehingga keduanya sepakat untuk tidak mencalonkan diri dari musyawarah nasional luar biasa.

Sebelum menghadiri pembukaan kampanye calon ketua umum Partai Golkar untuk Zona I Pulau Sumatera di Medan, Minggu (8/5/2016) malam, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono mengaku sudah berjanji dengan Aburizal Bakrie (ARB) dan sepakat untuk mengutamakan kepentingan partai.

Karena itu, ia dan ARB sepakat untuk menyerahkan kepemimpinan Partai Golkar pada kader lain yang lebih muda dan diyakini mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar.

"Serahkan pada generasi muda dan ada regeneasi. Jadi, bukan sekadar musnaslub, tetapi untuk melahirkan regenerasi," katanya.

Meski tidak mencalonkan diri, Agung Laksono memiliki "jago" yang diharapkan dapat mengembalikan kebesaran parpol berlambang pohon beringin tersebut. Namun Agung Laksono enggan menyebutkan nama.

"Tidak etis saya jawab, pasti ada," katanya.

Menurut dia, pihaknya menyerahkan seluruh pengurus provinsi dan kabupaten/kota untuk memilih delapan calon ketua umum yang akan bertarung dalam munaslub.

Sebagai wakil ketua umum, Agung menilai seluruh kandidat memiliki kualitas yang baik dan mempunyai peluang dalam munaslub pada 15-17 Mei 2016.

"Kansnya ada yang besar, ada yang kecil, tetapi saya belum tahu," katanya.

Tanpa menyebut nama, Agung memberikan apresiasi terhadap calon ketua umum Partai Golkar yang tidak mempunyai agenda lain dalam munaslub.

"Kami mengapresiasi calon yang benar-benar ingin membangun kembali Partai Golkar," kata mantan Ketua DPR RI itu.

Dalam menentukan pilihan, Agung Laksono mengharapkan pemilik suara dalam munaslub tidak mengedepankan politik uang, tetapi berdasarkan visi misi dan gagasan dalam mengembangkan Partai Golkar.

"Siapa orangnya, kita lihat nanti. Tapi tidak didasarkan money politic, melainkan visi misi dan gagasan. Jadi, pemilihannya bukan atas 'wani piro'," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI