Puji Wali Kota London Muslim Pertama, Lelaki Pakistan Dibunuh

Ruben Setiawan

Senin, 09 Mei 2016 | 07:46 WIB
Puji Wali Kota London Muslim Pertama, Lelaki Pakistan Dibunuh
Wali Kota London Sadiq Khan. (Reuters)

Suara.com - Seorang aktivis Pakistan dibunuh kelompok bersenjata beberapa jam setelah memuji warga London, Inggris, karena menjadikan Sadiq Khan sebagai wali kota baru mereka.

Khurram Zaki, aktivis yang juga seorang mantan jurnalis, ditembak sekelompok orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor di Kota Karachi, demikian disampaikan petugas kepolisian Muqaddas Haider.

Zaki, (40), memiliki sebuah blog bernama Let Us Build Pakistan (LUBP) yang diklaim "menebarkan paradigma keagamaan liberal dan mengutuk ekstrimisme dalam segala bentuk".

Kepada Associated Press, Haider menyebutkan, empat lelaki bersenjata yang mengendarai dua sepeda motor menembaki Zaki, Sabtu (7/5/2016), di sebuah restoran tepi jalan, ketika dirinya sedang makan malam bersama seorang kawan. Rekan Zaki dan seorang pejalan kaki ikut menjadi korban luka. Polisi mengaku belum mengetahui siapa dalang di balik serangan tersebut.

Zaki dikenal sebagai sosok penentang ajaran ulama Masjid Merah, Abdul Aziz, di Islamabad, tempat yang diklaim sebagai benteng ekstrimis. Zaki dan kelompoknya pernah mengajukan tuntutan hukum terhadap Abdul Aziz atas tuduhan menebarkan kebencian terhadap kaum minoritas syiah Pakistan.

Beberapa jam sebelum tewas di tangan para penyerang, Zaki memuji terpilihnya Sadiq Khan sebagai wali kota London. Menurutnya, warga London sudah mengesampingkan diskriminasi dan fanatisme, sekaligus memberikan contoh yang baik kepada dunia.

"Sadiq Khan bukan warga Pakistan. Ia adalah orang Inggris. Keberhasilannya adalah hasil kerja keras dan adanya kualitas kesetaraan yang dimiliki oleh sistem pemerintahan di Inggris. Pakistan dan Islam memiliki peran besar dalam meroketnya popularitas Khan. Dan dia membuktikan kepada seluruh Muslim Inggris dan warga etnis lain di Inggris bahwa siapapun yang menuding bahwa sistem (pemerintahan Inggris) sebagai bias dan diskriminatif adalah orang-orang pemalas dan pembohong," tulis Zaki di laman Facebooknya, Sabtu.

"Saya merayakan kebesaran Demokrasi Sekuler Barat. Pada era terorismeTakfiri Deobandi/Wahabi dan Islamophobia, London berhasil mengalahkan diskriminasi dan kefanatikan lalu muncul sebagai pusat peradaban manusia sebagai contoh bagi dunia," sambung Zaki.

Zaki juga menyindir sistem pemilihan di Karachi yang menurutnya jauh dari kata demokratis.

"Apakah kita akan melihat Perdana Menteri Inggris dari kalangan Ahmadiyah atau Hindu, atau Kristen? Lupakan hal itu, seluruh kekuatan hukum dan keleluasaan untuk memilih Wali dari kota terbesar ketiga di dunia (Karachi) berdasarkan etnis, telah dirampas. Adalah amat bodoh dan memalukan bahwa kita, orang Pakistan, mempermalukan sosok-sosok seperti Malala dan Sharmeen," pungkas Zaki menyebut Malala, tokoh perjuangan pendidikan anak-anak, dan Sharmeen, sineas Pakistan yang berjaya merebut Oscar. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×