Mendikbud Diminta Terapkan Kurikulum Pendidikan Seksual

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 09 Mei 2016 | 11:20 WIB
Mendikbud Diminta Terapkan Kurikulum Pendidikan Seksual
Koalisi Masyarakat Sipil berkumpul di Kantor Kemendikbud, Jakarta. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil memberikan masukan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mencegah kasus kekerasan seksual ke anak dan perempuan terjadi lagi.

Senin (9/5/2016) siang ini perwakilan masyarakat Sipil mendatangi Kemendikbud untuk bertemu dengan Mendikbud, Anies Baswedan. Salah satu kelompok masyarakat sipil yang datang adalah Simponi atau Sindikat Musik Penghuni Bumi.

Perwakilan Simponi, Berkah Gamulya meminta Anies memasukkan pendidikan seksualitas yang komprehensif dalam kurikulum Pendidikan Nasional. menurutnya ini solusi untuk menekan angka kasus kekerasan seksual pada anak dan perempuan.

"Kami mendesak pendidikan seksual yang komprehensif untuk masuk kurikulum nasional. Karena itu wilayahnya Mendikbud. Kita mau konkrit soalnya ini sudah darurat," ujar Berkah kepada Suara.com di Gedung A Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Lebih lanjut Berkah menuturkan, rencananya sekitar sepuluh orang dari enam organisasi akan bertemu dengan Anies Baswedan.

"Sekitar sepuluh atau lima belas orang rencananya mau bertemu dengan Pak Anies," ucapnya.

Aksi mereka itu menyusul kasus kekerasan seksual pada anak sampai meninggal di Bengkulu. Korban meninggal bernama Yuyun yang baru berusia 14 tahun. Dia diperkosa berkali-kali oleh 14 lelaki. Tersangka pembunuhan sudah ditangkap, sebagian dari mereka anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Yuyun, DPR Harus Jadikan RUU Ini Prioritas Teratas

Tragedi Yuyun, DPR Harus Jadikan RUU Ini Prioritas Teratas

News | Senin, 09 Mei 2016 | 06:31 WIB

Masyarakat Kumpulkan Tanda Tangan untuk Yuyun di Car Free Day

Masyarakat Kumpulkan Tanda Tangan untuk Yuyun di Car Free Day

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 12:41 WIB

Artis Tak Akui Hamili Model hingga Ngamuk Lewat Video

Artis Tak Akui Hamili Model hingga Ngamuk Lewat Video

Entertainment | Minggu, 08 Mei 2016 | 09:02 WIB

Mensos: Hukum Berat Pemerkosa Yuyun

Mensos: Hukum Berat Pemerkosa Yuyun

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 06:28 WIB

Faktor Pornografi di Kasus Yuyun, Fenomena Media Sosial Disorot

Faktor Pornografi di Kasus Yuyun, Fenomena Media Sosial Disorot

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 18:55 WIB

Ahli Neuropsikologi: Kasus Yuyun, Miras Hanya Faktor Sekunder

Ahli Neuropsikologi: Kasus Yuyun, Miras Hanya Faktor Sekunder

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 17:08 WIB

Kasus Yuyun, Polisi Sebut Miras sebagai Faktor Pemicu Utama

Kasus Yuyun, Polisi Sebut Miras sebagai Faktor Pemicu Utama

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 16:48 WIB

Media Sosial Bisa Picu Anak Lakukan Kekerasan Seksual

Media Sosial Bisa Picu Anak Lakukan Kekerasan Seksual

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 13:48 WIB

Dua Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun Berhasil Kabur Keluar Bengkulu

Dua Pemerkosa dan Pembunuh Yuyun Berhasil Kabur Keluar Bengkulu

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 13:05 WIB

Yuyun Bernasib Tragis, Polri: Ini Sudah Tidak Ada Toleransi

Yuyun Bernasib Tragis, Polri: Ini Sudah Tidak Ada Toleransi

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 12:52 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB