Muncul Pendukung Risma Calon DKI 1, Ini Reaksi Teman Ahok

Siswanto | Suara.com

Senin, 09 Mei 2016 | 18:04 WIB
Muncul Pendukung Risma Calon DKI 1, Ini Reaksi Teman Ahok
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Salah satu pendiri komunitas Teman Ahok, Singgih Widiastono, mengapresiasi kemunculan akun media sosial Twitter @karisma_jakarta untuk mendukung wacana pencalonan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022.

"Ini bagus banget, semakin banyak calon, masyarakat semakin punya banyak pilihan," kata Singgih di Sekretariat Teman Ahok, komplek Graha Pejaten 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (9/5/2016).

Singgih memastikan munculnya pendukung Risma tidak membuat relawan Teman Ahok tersaingi.

"Kami (Teman Ahok) tidak takut kalah," kata Singgih.

Bagi Teman Ahok siapa pun tokoh yang akan maju ke bursa pilkada Jakarta merupakan teman.

"Kami nggak pernah bilang siapa pun yang mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI sebagai pesaing. Siapa pun yang bertarung di DKI semua adalah teman buat kita," kata Singgih.

"Secara struktural kami tidak pernah membuatnya. Mungkin itu muncul karena ide perorangan saja," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono kepada Suara.com. PDIP menegaskan tidak pernah membuat poster bertuliskan Posko Karisma Jakarta, Risma For DKI 1 maupun akun di media sosial Twitter @Karisma_Jakarta.

Ketika ditanya lebih jauh apakah sebenarnya PDI Perjuangan hanya menerapkan test the water atau ingin mendapatkan umpan balik dari kampanye tersebut, Gembong kembali menegaskan bahwa secara organisasi, partainya tidak pernah melakukan kampanye tersebut.

"Itu dinamika politik. Saya katakan demikian karena barangkali ada kader di luar struktural partai yang ingin menjajaki respon publik ke Bu Risma. Tapi sekali lagi, partai belum ke arah itu," katanya.

Gembong mengungkapkan sejak penjaringan bakal calon gubernur Jakarta dibuka sampai ditutup, DPD PDI Perjuangan mendapatkan 34 nama, baik tokoh internal PDI Perjuangan maupun eksternal. Dari puluhan nama yang masuk daftar, tidak ada nama Risma.

"Minus Bu Risma. Kan ada dua pintu dalam penjaringan, lewat pendaftar dan pengusulan. Dari dua pintu untuk DKI 1 tidak ada Bu Risma.

Ke 34 nama yang masuk penjaringan, kata Gembong, saat ini sedang digodok di tingkat DPP PDI Perjuangan. Hari Rabu (11/5/2016, mereka akan menjalani psikotest.

Meski Risma tak masuk daftar penjaringan, kata Gembong, tetap ada peluang menjadi calon dari PDI Perjuangan. Peluangnya lewat pintu penugasan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Bisa saja itu. Kalau dipandang oleh partai melalui itung-itungan yang bersangkutan layak, bisa. tidak masalah," katanya. (Leonard Ardy Konay)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Target Teman Ahok Juni 900 Ribu KTP, Juli Capai Sejuta KTP

Target Teman Ahok Juni 900 Ribu KTP, Juli Capai Sejuta KTP

News | Senin, 09 Mei 2016 | 14:07 WIB

Syarat Risma Bisa Dijagokan PDIP untuk Lawan Ahok

Syarat Risma Bisa Dijagokan PDIP untuk Lawan Ahok

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 16:48 WIB

Terkini

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB