Usai Diperiksa KPK, Ahok Irit Bicara dan Keringat Bercucuran

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 10 Mei 2016 | 18:25 WIB
Usai Diperiksa KPK, Ahok Irit Bicara dan Keringat Bercucuran
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) usai diperiksa KPK, Jakarta [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Setelah menjalani pemeriksaan sekitar delapan jam, Selasa (10/5/2016), sekitar jam 17.50 WIB, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) keluar dari ruang penyidik KPK. Ahok baru saja diperiksa sebagai saksi untuk tiga tersangka kasus dugaan suap dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

Ahok tak banyak menjawab pertanyaan yang dilontarkan para wartawan mengenai hasil pemeriksaan hari ini.

Petugas keamanan menjaga ketat Ahok untuk menembus kerumunan wartawan yang berdiri di lobi.

Tak seperti biasanya, kali ini meninggalkan wartawan tanpa banyak bciara. Dia langsung masuk ke dalam mobil Toyota Land Cruiser warna hitam terparkir di halaman gedung.

Ahok terlihat bercucuran keringat setelah berdesak-desakan dengan wartawan.

Ini merupakan pemeriksaan pertama Ahok untuk kasus reklamasi Teluk Jakarta.

Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan Ahok diperiksa sebagai saksi untuk mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M. Sanusi, Direktur PT. Agung Podomoro Land (Tbk) Ariesman Widjaja dan Assistant Personal PT. Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro.

"(Ahok) saksi bagi semua tersangka kasus reklamasi," kata Yuyuk.

Menurut Yuyuk, Ahok dimintai keterangan seputar penetapan besaran kontribusi bagi pengembang dan soal izin proyek reklamasi. Yuyuk juga menambahkan jika nantinya penyidik juga akan memeriksa Ahok tentang mekanis pembahasan raperda tentang reklamasi Teluk Jakarta

"Ahok akan dimintai keterangan tentang proses pembahasan raperda, latar belakang penetapan besaran kontribusi dan perizinan reklamasi yang dikeluarkan selama dia menjabat," kata dia.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Sanusi pada Kamis (31/3/3016) malam. Ketika itu, dia masih menjabat Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra. Dia diduga menerima suap senilai Rp2 miliar dari Trinanda Prihantoro. Uang tersebut diduga titipan dari Ariesman Widjaja.

Sehari setelah itu, Jumat (1/4/2016), Ariesman Widjaja menyerahkan diri ke KPK.

Ketiga orang ini telah ditetapkan menjadi tersangka dan KPK terus mendalaminya.

Kasus dugaan penyuapan ini disinyalir untuk mempengaruhi proses pembahasan raperda tentang reklamasi. Ada tiga kewenangan pengembang yang diatur dalam rancangan. Yakni, keharusan menyerahkan fasilitas umum dan sosial, seperti jalan dan ruang terbuka hijau, kontribusi lima persen lahan, serta kontribusi tambahan sebesar 15 persen untuk menanggulangi dampak reklamasi.

Pengembang diduga keberatan dengan kontribusi tambahan 15 persen yang diatur di Pasal 110 Raperda Tata Ruang. Mereka pun melobi DPRD agar nilainya turun jadi lima persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahmad Dhani Ungkap Awal Mula Membenci Ahok

Ahmad Dhani Ungkap Awal Mula Membenci Ahok

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 18:15 WIB

Lulung Siap Dukung Siapapun yang Melawan Ahok di Pilkada

Lulung Siap Dukung Siapapun yang Melawan Ahok di Pilkada

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 17:28 WIB

Ahmad Dhani Sebut Dua Jabatan Ini Paling Cocok Buat Ahok

Ahmad Dhani Sebut Dua Jabatan Ini Paling Cocok Buat Ahok

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 17:17 WIB

Lulung Beberkan Kenapa Anggota DPRD Tak Kompak Dorong KPK Lagi

Lulung Beberkan Kenapa Anggota DPRD Tak Kompak Dorong KPK Lagi

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 16:28 WIB

Terkini

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB

Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?

Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:02 WIB

Kejagung Buru Pihak Swasta Pemberi Fee Rp1,5 Miliar ke Ketua Ombudsman Hery Susanto

Kejagung Buru Pihak Swasta Pemberi Fee Rp1,5 Miliar ke Ketua Ombudsman Hery Susanto

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:59 WIB

Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif

Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:54 WIB

Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir

Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:35 WIB

Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno

Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:31 WIB

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB

Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar

Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:26 WIB