Air Mata Khofifah untuk Balita LN

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 14 Mei 2016 | 14:30 WIB
Air Mata Khofifah untuk Balita LN
Mensos Kunjungi Lokalisasi Kalijodo

Suara.com - Kegelapan menyelimuti Desa Girimulya Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Meski waktu baru menunjukkan sekitar pukul 18.30 WIB, tapi suasananya begitu sepi.

Ditambah hujan yang membasahi tanah, membuat orang-orang memilih berada di dalam rumah menghindari basah.

Berbeda dengan suasana di rumah sederhana Ahmad Samiran (55) yang dipadati orang-orang, meski hujan warga sekitar tetap berkumpul, selain untuk tahlilan (doa untuk orang meninggal) juga karena kedatangan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Kedatangan Khofifah melayat ke rumah duka sekaligus memberikan santunan dana kematian sebagai bentuk duka cita kepada keluarga Samiran atas kematian LN, balita berusia 2,5 tahun.

Hujan masih belum berhenti seakan langit turut merasakan kesedihan Samiran dan istrinya, Nurul Yana yang kehilangan buah hati tercinta karena nafsu bejat sang pelaku kekerasan seksual.

Tidak jauh dari rumah sederhana itu, sekitar 15 meter jaraknya, LN dikuburkan di tempat peristirahatan terakhirnya.

Meski dinaungi terpal biru, gundukan tanah yang masih merah basah oleh hujan, di atasnya nampak taburan bunga yang masih segar menandakan kuburan itu masih baru.

Didalamnya, terbaring tubuh kecil LN, balita yang menjadi korban kekerasan seksual tersangka pelaku BD (26) yang tidak lain tetangganya sendiri.

Lantunan doa memecah kesunyian malam di pekuburan warga itu. Gelapnya pemakaman yang hanya diterangi sorotan lampu senter dan lampu lima watt yang digantung di tengah terpal di kuburan LN semakin mengkhusyukkan suasana.

Setelah lantunan tahlil usai dibacakan, Khofifah yang berjongkok di sisi pusara LN menyambung bacaan doa dengan suara tersendat menahan tangis.

Tangannya yang menengadah sesekali mengusap pipi yang dibasahi air mata. Tubuhnya tampak bergetar menahan isakan.

Duka Seorang Ibu Wajahnya masih tampak murung usai ziarah ke kuburan LN, tidak ada kata-kata yang terucap dari bibirnya.

Usai ziarah dan berdoa di makam LN, Khofifah berpamitan pada keluarga sekaligus memberikan kata-kata penghibur untuk menguatkan hati mereka yang ditinggalkan.

Tidak lama setelah meninggalkan rumah duka, Khofifah baru berbicara dengan suara rendah sisa-sisa kesedihan.

"Saya tidak bisa bicara apa-apa," ujar Khofifah pelan.

Sebagai seorang ibu, tentunya Khofifah juga merasakan kesedihan yang dialami Nurul Yana, harus kehilangan anak dalam usia yang sangat belia.

Yang paling menyesakkan dada, penyebab kematiannya begitu memilukan bagi orang tua manapun juga.

Buah hati yang seharusnya ceria dan menikmati masa kecilnya dengan bermain tapi harus terenggut nyawanya dengan cara yang keji.

"Ibu dan neneknya sangat trauma. Ibu yang sudah tidak bisa menangis lagi menandakan traumanya luar biasa," ujar Khofifah sebelumnya.

Bukan sekali dua kali Khofifah menitikkan air matanya dalam berbagai kunjungan kerja sebagai seorang menteri yang menjalankan tugas. Khususnya terkait dengan orang-orang kecil, orang-orang dengan nasib yang tidak seberuntung yang lainnya.

Tapi, kasus LN seakan menikam dalam jantungnya, Khofifah tidak habis pikir ada orang yang bisa menyakiti balita, memperkosanya bahkan sampai kehilangan nyawa.

"2,5 tahun, bisa dibilang bayi. Apa yang dipikirkan pelakunya," kata Khofifah sembari menggeleng-gelengkan kepala.

Momen Terakhir Usianya baru menginjak dua tahun beberapa bulan lalu, tapi LN tidak akan mengecap manisnya masa-masa sekolah, bermain bersama teman-teman, merasakan jatuh cinta dan dewasa. Terlalu cepat ia dipanggil Sang Pencipta.

Masih terngiang canda tawanya, keceriaannya yang tersimpan dalam video di telepon genggam orang tuanya saat LN merayakan hari jadinya yang kedua.

LN yang menggunakan jilbab terlihat sumringah, wajahnya ayu, parasnya cantik, terlihat senang dengan perayaan ultahnya.

Sambil bernyanyi selamat ulang tahun dia sesekali melompat dan bertepuk tangan mengiringi nyanyian ulang tahun.

Video berdurasi 15 menit itu menjadi kenangan terakhir keceriaan LN bagi Nurul Yana yang kerap pingsan sejak peristiwa tersebut.

LN yang sehari sebelumnya dikabarkan hilang ditemukan tewas Senin (9/5) malam di belakang rumah BD (26) di Kampung Pabuaran Tonggoh RT 03/RW 05, Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang. Lokasi penemuan mayat berada sekitar 20 meter dari rumah nenek korban tempat korban menginap.

Dari hasil visum luar, korban mengalami kesulitan bernafas, dan luka di bagian kelaminya akibat benda tumpul, terdapat juga cairan sperma. Saat ditemukan, kondisi korban dibiarkan tergeletak begitu saja di belakang rumahnya, yang bersebelahan langsung dengan rumah tetangga lainnya.

Lokasi kejadian berada di perkampungan padat, jarak antar-satu rumah dengan rumah lainnya sangat berdekatan, hanya ada ngang kecil yang dilintasi oleh warga. Mayat korban digeletakkan di belakang rumah, persis dekat pintu belakang milik rumah adik pelaku. Dinding belakang rumah adik pelaku berjarak sekitar satu meter dengan teras rumah tetangganya.

Korban mengenakan pakaian dan celana lengkap. Menurut pengakuan tersangka, sebelum dibuang, pelaku memasangkan kembali baju dan celana korban untuk mengelabui agar tidak ketahuan perbuatannya.

Penemuan mayat korban pertama kali diketahui Ustad Junaedi yang hendak berangkat Shalat Isha ke Masjid yang ada dekat tempat pembuatan batako milik ayah pelaku. Saat melintas dekat rumah pelaku, mencium bau busuk. Karena kondisi belakang rumah kosong ditambah lampu teras rumah tetangga tidak menyala sehingga kurang terlihat jelas bagi siapa saja yang melintas.

Setelah memeriksa asal bau busuk, ditemukan tubuh LN tergeletak sudah tidak bernyawa. Kondisi tubuh korban membiru di bagian paha dan juga rahang kiri dan kanannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Balita Usia 2,5 Tahun Diperkosa Hingga Tewas

Duh, Balita Usia 2,5 Tahun Diperkosa Hingga Tewas

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 22:03 WIB

Pelaku Perkosaan Terhadap Yuyun Divonis Besok

Pelaku Perkosaan Terhadap Yuyun Divonis Besok

News | Senin, 09 Mei 2016 | 21:55 WIB

Terkini

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB