Tanpa Setnov, Tujuh Calon Bos Golkar Tolak Voting Terbuka

Siswanto, Bagus Santosa

Minggu, 15 Mei 2016 | 14:39 WIB
Tanpa Setnov, Tujuh Calon Bos Golkar Tolak Voting Terbuka
Tujuh calon bos Partai Golkar: Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Mahyudin, Priyo Budi Santoso, Aziz Syamsuddin, Syahrul Yasin Limpo, dan Indra Bambang Utoyo. Setya Novanto absen [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Tujuh dari delapan calon ketua umum Partai Golkar ‎menolak mekanisme pemilihan dengan sistem voting terbuka dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar yang saat ini berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali.

Ketujuh calon yang menyampaikan penolakan dalam konferensi pers bersama, Minggu (15/5/2016)‎, yaitu Ade Komarudin, Airlangga Hartarto, Mahyudin, Priyo Budi Santoso, Aziz Syamsuddin, Syahrul Yasin Limpo, dan Indra Bambang Utoyo. Setya Novanto absen dalam konferensi pers.

"Kalau ada pemilihan secara terbuka, karena ada intimidasi, kami ingin itu tidak boleh diteruskan. Kami menolak keras upaya yang dilakukan menolak keras upaya yang dilakukan pemilihan terbuka," kata Ade.

Menurut Ade pemilihan dengan mekanisme sistem terbuka tidak termasuk dalam AD/ART Partai dan Tata Tertib Munaslub Golkar.

"Ini tidak sesuai dengan AD/ART Partai. Karena pemilihan partai sudah dijamin, luber jurdil dan juga tertutup," kata dia.

Airlangga menambahkan keinginan menggunakan mekanisme voting terbuka merupakan visi untuk menjaga momentum rekonsiliasi partai berlambang beringin, di mana partai ini sempat mengalami keretakan selama hampir dua tahun.

"Kita mendukung dan mengawal proses Munas, yang tidak kami setuju adalah (mekanisme) terbuka dalam pandangan umum," kata Airlangga.

Mahyudin menambahkan munaslub merupakan pertaruhan Golkar untuk bangkit dan menjadi solid. ‎ Itu sebabnya, upaya rekonsiliasi harus didukung dengan menggunakan sistem pemilihan secara tertutup. Menurutnya pemilihan secara terbuka, malah akan merusak upaya rekonsiliasi.

"‎Karenanya, saya akan melawan sampai tetes darah terakhir," ujar Mahyudin.

Priyo Budi Santoso mengatakan munaslub harusnya menggunakan model yang bersih, transparan, dan mengikuti aturan main.

Menurutnya dalam pemilihan seorang figur, tidak ada mekanisme yang menggunakan pemilihan secara terbuka. Penggunaan mekanisme pemilihan secara terbuka, menurut dia, menyalahi demokrasi.

"Karena itu, ini menyalahi pakem demokrasi," kata dia.

Aziz mengatakan pada prinsipnya semua calon ketua umum yang bertarung dalam munaslub siap menang dan kalah. Itu sebabnya, penggunaan mekanisme voting harus menggunakan cara yang jurdil luber. Pemilihan dengan mekanisme terbuka tidak sejalan dengan azas dari kerahasiaan, kata dia.

"Setelah musyawarah dan diskusi, akhirnya kami bertujuh, memutuskan pemilihan dilakukan secara luber jurdil, di mana dilakukan secara tertutup sesuai AD/ART partai," kata Azis.

Syahrul senada dengan rekan-rekannya. Proses munaslub, kata dia, berjalan tidak memenuhi ketidakadilan.

"Cara-cara kemarin itu yang bikin pecah. Maka dari itu, jangan ada yang menciderai upaya rekonsiliasi ini," kata Syarul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novanto Tidur Saat Heningkan Cipta Disamakan dengan Gus Dur

Novanto Tidur Saat Heningkan Cipta Disamakan dengan Gus Dur

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 12:48 WIB

Heningkan Cipta Novanto Tidur, Mahyudin: Beliau Memang Ngantukan

Heningkan Cipta Novanto Tidur, Mahyudin: Beliau Memang Ngantukan

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 12:11 WIB

Novanto Tidur Saat Heningkan Cipta, Idrus: Wajar Kalau Ngantuk

Novanto Tidur Saat Heningkan Cipta, Idrus: Wajar Kalau Ngantuk

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 12:00 WIB

Tidur Saat Heningkan Cipta, Novanto Nyaris Ambruk, Lalu Tertawa

Tidur Saat Heningkan Cipta, Novanto Nyaris Ambruk, Lalu Tertawa

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 11:43 WIB

Sekjen PDIP : Golkar Punya Kekuatan yang Signifikan di Parlemen

Sekjen PDIP : Golkar Punya Kekuatan yang Signifikan di Parlemen

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 08:09 WIB

Terkini

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

nubia dan Smartfren Siapkan Paket Unlimited 5G, Ini Fitur nubia A77 5G

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Tim Futsal SMA Terbaik Berebut Gelar Juara

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×