Warga Miskin Kongres, Ahok Terancam Kehilangan Banyak Dukungan

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 15 Mei 2016 | 14:54 WIB
Warga Miskin Kongres, Ahok Terancam Kehilangan Banyak Dukungan
Ratusan warga yang berasal 33 kelurahan di Jakarta berkumpul di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2016). [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Ratusan warga perwakilan dari 33 kelurahan di Jakarta akan akan membuat kesepakatan bersama dalam acara kongres bertema lawan penggusuran Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Kesepakatan yang akan dibuat adalah tidak akan memilih Ahok lagi di pemilihan kepala daerah DKI Jakarta periode 2017-2022.

"Dalam kongres ini kita akan melakukan kesepakatan bersama dan seruan bersama untuk menghadapi penggusuran. Dan jelas kita tidak akan memilih Ahok lagi, si gubernur tukang gusur rakyat miskin," kata ketua pelaksana kongres Marlo Sitompul di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2016).

Marlo yang juga ketua umum Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia mengungkapkan warga yang tinggal di pemukiman kumuh umumnya memiliki KTP Jakarta.

"Ini warga miskin semua, mereka ada yang punya sertifikat tanah, dan yang jelas mereka semua punya KTP DKI yang punya hak politik dan hak suara dalam pemilihan besok, merekalah yang akan menentukan siapa gubernur ke depan," kata dia.

Marlo menegaskan kongres siang ini tidak disponsori bakal calon gubernur Jakarta manapun. Acara ini, kata dia, murni bentuk perlawanan dari masyarakat miskin kota terhadap kebijakan Ahok yang kerab menggusur pemukiman padat penduduk.

"Gerakan yang membela hak-hak miskin. Gak ada keterlibatan dengan cagub-cawagub, kami semua independen," katanya.

Marlo menambahkan hasil kongres hari ini akan dijadikan bahan untuk menggugat Ahok di pengadilan dalam bentuk class action.

"Ada dialog, kesepakatan, lalu pengajuan upaya hukum, nanti hasil kongres ini akan menggugat gubernur yang nyingkirin hak-hak rakyat miskin," kata Marlo.

"Kami akan adakan gugatan ke pengadilan, bukan lagi pengadilan PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara), gugatan ke pengadilan biasa, pidana, kami akan menggugat dengan class action," Marlo menambahkan.

Kongres ini digagas oleh SPRI. SPRI, kata dia, merupakan organisasi yang memperjuangkan hak rakyat miskin kota. Organisasi tersebut merupakan kumpulan para aktivis yang sebelumnya pernah tergabung dalam Serikat Rakyat Miskin Kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga 33 Kelurahan Korban Gusuran Ahok Kongres di Kolong Tol

Warga 33 Kelurahan Korban Gusuran Ahok Kongres di Kolong Tol

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 13:35 WIB

Terkini

Sidang Praperadilan Kasus Andrie Yunus Digelar, Kuasa Hukum Tuding Polda Metro Telantarkan Perkara

Sidang Praperadilan Kasus Andrie Yunus Digelar, Kuasa Hukum Tuding Polda Metro Telantarkan Perkara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:30 WIB

Andrie Yunus Rawat Jalan Sejak 16 April, Dokter RSCM: Bukan Tanda Sudah Pulih

Andrie Yunus Rawat Jalan Sejak 16 April, Dokter RSCM: Bukan Tanda Sudah Pulih

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:29 WIB

Prabowo Singgung Oknum Berseragam Hijau dan Cokelat yang Kerap Jadi Beking

Prabowo Singgung Oknum Berseragam Hijau dan Cokelat yang Kerap Jadi Beking

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:10 WIB

Belum Bisa Selamatkan 9 WNI Diculik Tentara Israel, Begini Update Usaha Indonesia

Belum Bisa Selamatkan 9 WNI Diculik Tentara Israel, Begini Update Usaha Indonesia

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:07 WIB

Anies Baswedan ke Wisudawan UGM: Lulusan di Masa Sulit, Cari Kerja Sedang Menantang

Anies Baswedan ke Wisudawan UGM: Lulusan di Masa Sulit, Cari Kerja Sedang Menantang

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:05 WIB

Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat

Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:00 WIB

PBB Sebut Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla oleh Israel Tabrak Hukum Internasional

PBB Sebut Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla oleh Israel Tabrak Hukum Internasional

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:51 WIB

Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!

Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:50 WIB

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:47 WIB

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:44 WIB