Anggota Berkurang, KMP Tetap Akan Kritisi Pemerintahan Jokowi

Siswanto | Dian Rosmala | Suara.com

Rabu, 18 Mei 2016 | 20:16 WIB
Anggota Berkurang, KMP Tetap Akan Kritisi Pemerintahan Jokowi
Presiden Joko Widodo dan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye di Young Bin Gwan, Cheong Wa Dae, Senin (16/5/2016). [Setpres]

Suara.com - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan tidak ada persoalan meskipun Gerindra dan Koalisi Merah Putih ditinggalkan partai lain, seperti Golkar yang baru saja bergabung dengan pemerintah. Ahmad Riza mengatakan KMP dibentuk dengan tujuan untuk mengawal pemerintahan agar tetap berada dalam koridor Pancasila.

"Pertama dulu KMP dibentuk ada beberapa tujuan, di antaranya untuk mengawal pemerintahan tetap dalam koridor Pancasila," kata Riza kepada Suara.com, Rabu (18/5/2016).

Selain itu, kata Riza, KMP juga mengawasi agar pemerintah selalu memperjuangkan kepentingan masyarakat.

"Kedua, kita minta agar pemerintah memperjuangkan kepentingan masyarakat. Nah di antara itu kita ingin bahwa jalannya pemerintahan ini sesuai kepentingan bangsa, menyejahterakan kepentingan masyarakat," kata Riza.

"Nah, partai-partai yang berkoalisi di DPR itu untuk kepentingan bangsa, sesuai tugas masing-masing," Riza menambahkan.

Riza mengatakan semua partai yang tergabung dalam barisan KMP di DPR ingin berkontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Kita semua di KMP yang di DPR diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara melalui fungsi-fungsi yang ada di DPR sesuai dengan kewenangannya," tutur Riza.

Riza mengatakan selama ini semua partai yang tergabung dalam KMP sebenarnya juga mendukung penuh program pemerintah asalkan yang sesuai dengan ketentuan hukum serta berpihak kepada masyarakat. 

"Terkait ada beberapa partai yang mendukung pemerintah saya kira tidak ada masalah, semua partai yang ada di KMP, selama pemerintah melaksanakan program sesuai dengan perundang-undangan untuk kepentingan masyarakat, yang pro rakyat, semua partai mendukung, yang di KMP," katanya.

"Tidak ada satupun partai di KMP yang tidak mendukung pemerintah selama pemerintah menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan peraturan yang ada dan kesejahteraan rakyat," Riza menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golkar Tinggalkan KMP, Fadli: Ini Jalan Gerindra Menangi 2019

Golkar Tinggalkan KMP, Fadli: Ini Jalan Gerindra Menangi 2019

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 13:36 WIB

Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tertutup Elite KMP, Ini Penjelasan PKS

Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tertutup Elite KMP, Ini Penjelasan PKS

News | Jum'at, 01 April 2016 | 08:53 WIB

Elite KMP Kumpul, Ini Respon Prabowo Soal DKI 1 dan Isu Reshuffle

Elite KMP Kumpul, Ini Respon Prabowo Soal DKI 1 dan Isu Reshuffle

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 23:17 WIB

Terkini

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:38 WIB

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:33 WIB

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:24 WIB

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:11 WIB

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:58 WIB

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:41 WIB

Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal

Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:36 WIB

Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh

Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:32 WIB

Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri

Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN: 72.053 Personel Siaga Jaga Keandalan Listrik Idulfitri

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:20 WIB