Calon Penumpang Lion Air Batam Marah-marah Saat "Check In"

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 27 Mei 2016 | 14:31 WIB
Calon Penumpang Lion Air Batam Marah-marah Saat "Check In"
Ilustrasi pesawat milik Lion Air (Shutterstock).

Suara.com - Sejumlah penumpang Lion Air marah ketika hendak check in di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, setelah tiba-tiba dua komputer di pelayanan penumpang mengalami gangguan sistem, Jumat (27/5/2016).

"Tadi pas penuh antrean tiba-tiba dua loket error. Yang sudah antre ada yang ngamuk ngajak kelahi petugas Lion Air sebelum akhirnya diamankan petugas pengamanan bandara," kata seorang penumpang yang juga sedang menunggu giliran check in, Joko Sulistyo, di Hang Nadim Batam.

Awal mula kekacauan adalah saat tiba-tiba sistem pada komputer loket 8 dan 11 bermasalah. Antrean yang awaknya tertib tiba-tiba gaduh dan saling serobot hingga sejunkah calon penumpang marah.

"Check in kacau, banyak calo juga. Jadi sempat ada keributan antara beberapa calon penumpang dengan petugas Lion Air," kata dia.

Setelah terjadi keributan, akhirnya petugas melakukan check in secara manual agar tidak mengganggu antrean lokat lainnya.

Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, mengatakan kasus komputer check in Lion Air mengalami gangguan di Hang Nadim sudah beberapa kali terjadi.

"Sudah beberapakali sistemnya bermasalah. Tadi memang ada yang sempat marah-marah karena sistemnya bermasalah," kata dia.

Untuk menghindari hal tersebut, seorang yang sempat diamankan setelah bersitegang dengan petugas Lion Air sudah diizinkan check in dan terbang sesuai jadwal.

"Orang itu marah karena datang sudah telat saat tiba di bandara. Saat mau checkin ternyata ada kerusakan," kata Suwarso.

Untuk menghindari kejadian serupa terulang, Suwarso minta manajemen Lion Air agar menyediakan komputer cadangan sehingga ketika ada yang bermasalah segera bisa teratasi.

"Untuk calon penumpang kami juga imbau agar datang lebih awal agar ketika terjadi masalah pada siat tetap bisa checkin dan terbang sesuai jadwal," kata Suwarso. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diberi Waktu 30 Hari, Lion Air Janji Lakukan Perbaikan

Diberi Waktu 30 Hari, Lion Air Janji Lakukan Perbaikan

News | Rabu, 25 Mei 2016 | 21:35 WIB

Lion Bantah Pecat Pilot Gara-gara Demo, Cuma Diberi Sanksi

Lion Bantah Pecat Pilot Gara-gara Demo, Cuma Diberi Sanksi

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 20:37 WIB

Bos Lion Group Bantah Gaji Pramugari Cuma Rp900 Ribu

Bos Lion Group Bantah Gaji Pramugari Cuma Rp900 Ribu

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2016 | 19:36 WIB

Anggota DPR Ungkap Upah Pramugari Lion Air di Bawah UMR

Anggota DPR Ungkap Upah Pramugari Lion Air di Bawah UMR

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 17:34 WIB

Terkini

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB