Seperti Ini Kemeriahan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Bandung

Siswanto | Suara.com

Rabu, 01 Juni 2016 | 10:21 WIB
Seperti Ini Kemeriahan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Bandung
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan keterangan pers terkait penetapan tanggal 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila, di Gedung PBNU, Jakarta, Senin (30/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni digelar di Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (1/6/2016), tepatnya di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika.

Acara dihadiri oleh Presiden Joko Widodo beserta seluruh pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Para tamu undangan khusus yang terdiri dari para pimpinan MPR, petinggi partai politik dan menteri-menteri tampak berjalan kaki menuju Gedung Merdeka.

Sementara Jalan Asia Afrika yang sudah ditutup bagi kendaraan, dihiasi dengan poster Soekarno dan petikan-petikan pidatonya yang membakar semangat. Pawai parade seni budaya menyemarakkan acara mulai dari marching band hingga parade sepeda onthel Bandung.

"Demikianlah peringatan pidato Bung Karno yang pertama digelar di Bandung. Saya tidak ingin peringatan ini sebatas seremional tapi generasi muda bisa memahami makna falsafah Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, saat membuka acara peringatan.

Usai seremoni di dalam gedung, rencananya Presiden dan pimpinan MPR serta segenap petinggi akan melakukan Napak Tilas ke Penjara Banceuy. Semua pimpinan MPR, Presiden, serta seluruh tamu undangan akan berjalan kaki dari Gedung Merdeka ke Penjara Banceuy, penjara legendaris yang dibangun Belanda pada 1877.

Hal itu dilakukan untuk mengenang peristiwa pada 29 Desember 1929 saat Soekarno, Maskoen, Soepriadinata, dan Gatot Mangkoepraja ditangkap Belanda di Yogyakarta dan dijebloskan ke penjara Banceuy, Bandung, selama delapan bulan. Di penjara itulah, Soekarno menyusun pledoi yang sangat terkenal, diberi judul Indonesia Menggugat.

Sebelumnya, MPR telah menggelar serangkaian acara peringatan. Pada Senin (30/5/2016) diskusi Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat digelar mengawali rangkaian peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni di Gedung Merdeka Bandung. Selain itu, pertunjukan wayang kulit Membumikan Pancasila juga digelar hari itu.

Pada Selasa (31/5/2016), seminar kebangsaan digelar di Universitas Padjadjaran Bandung dengan menghadirkan tokoh-tokoh antara lain Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, guru besar ilmu hukum tata negara Universitas Padjadjaran Bagir Manan dan guru besar sosiologi pertanian Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Buka Peringatan Hari Lahir Pancasila di Bandung

Jokowi Buka Peringatan Hari Lahir Pancasila di Bandung

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 10:01 WIB

Golkar Ajak Masyarakat Pahami Esensi Pancasila

Golkar Ajak Masyarakat Pahami Esensi Pancasila

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 08:53 WIB

Jokowi akan Umumkan 1 Juni Jadi Hari Lahir Pancasila di Bandung

Jokowi akan Umumkan 1 Juni Jadi Hari Lahir Pancasila di Bandung

News | Selasa, 31 Mei 2016 | 14:18 WIB

PBNU Desak Jokowi Tetapkan Hari Lahir Pancasila

PBNU Desak Jokowi Tetapkan Hari Lahir Pancasila

Foto | Senin, 30 Mei 2016 | 17:23 WIB

Terkini

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:46 WIB

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:04 WIB

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:45 WIB

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:26 WIB

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB