Politisi Golkar Panik, Lalu Tinggalkan Gedung KPK

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 02 Juni 2016 | 20:57 WIB
Politisi Golkar Panik, Lalu Tinggalkan Gedung KPK
Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Wakil Ketua Komisi V DPR dari Fraksi Partai Golkar Muhidin Mohamad Said terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun anggaran 2016, Kamis (2/6/2016).

Wartawan bertanya kepadanya, apakah yang ditanyakan penyidik kepadanya soal pertemuan informal pimpinan Komisi V dengan Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Taufik Widjojono.

Mendengar pertanyaan tersebut, dia terkesan panik, lalu buru-buru mengaku tidak tahu menahu.
 
"Saya nggak tahu, saya nggak tahu," kata Muhidin di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"Tanya saja sama penyidiknya," Muhidin menambahkan.

Setelah didesak terus, Muhidin mengatakan pertemuan banyak membicarakan mengenai aspirasi. Tidak ada pembahasan soal proyek.
"Oh nggak ada, enggak ada. Itu aspirasi,"katanya.

Dia membantah pernah mengakomodasikan aspirasi kepada pejabat Kementerian PUPR.

"Nggak pernah, nggak pernah. Tanya saja sama sekjen (Kementerian PUPR)," kata Muhidin.
Sementara, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menjelaskan Muhidin dikonfirmasi mengenai dana aspirasi dari anggota DPR. Sejumlah anggota DPR diketahui telah menyalurkan dana aspirasi untuk pembangunan infrastruktur di Maluku melalui Kementerian PUPR.

"Lebih digali kepada apa yang dia ketahui tentang dugaan adanya 'permainan' dalam proyek jalan tersebut.Soal pertemuan-pertemuan dan peristiwa yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana," kata Priharsa

Sebelumnya, Taufik Widjojono mengaku pernah bertemu dengan pimpinan Komisi V DPR. Pertemuan informal itu membahas usulan atau program aspirasi dalam bentuk proyek-proyek agar dimasukkan ke APBN 2016.
Pertemuan ini juga terungkap dalam berkas tuntutan terdakwa Abdul Khoir. Di sana dijelaskan adanya pertemuan informal pimpinan dan kepala kelompok fraksi Komisi V dengan pejabat-pejabat Kementerian PUPR, salah satunya Taufik.

Pertemuan terjadi pada 14 September 2015, sesaat sebelum raker resmi di DPR. Undangan pertemuan itu hanya dikirim melalui pesan singkat (SMS) oleh Kabag Kesekretariatan Komisi V Prima M. B. Muwa.

Dalam kesaksian Taufik yang tercantum di tuntutan Khoir terungkap, Muhidin salah satu yang ikut dalam pertemuan itu. Usulan atau program aspirasi pun disampaikan pimpinan Komisi V dan kapoksi dalam pertemuan tersebut.

Bukan cuma Muhidin yang ada di pertemuan itu. Pertemuan dihadiri Hasanuddin dan Wing Kusbimanto dan Taufik dari Kemenpupera. Hadir pula Ketua Komisi V DPR Fahri Djemi Francis, Wakil Ketua Komisi V DPR Michael Wattimena, Lasarus, Yudi Widiana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penunggu Senayan Terlama, Sosok Ini Jadi Anggota Legislatif Sejak 1992 hingga Sekarang

Penunggu Senayan Terlama, Sosok Ini Jadi Anggota Legislatif Sejak 1992 hingga Sekarang

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 10:57 WIB

Apa Penyebab Blackout? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya

Apa Penyebab Blackout? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 14:01 WIB

Harta Kekayaan Muhidin Mohamad Said, Politisi yang Blackout saat Rapat Paripurna

Harta Kekayaan Muhidin Mohamad Said, Politisi yang Blackout saat Rapat Paripurna

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 13:26 WIB

Profil Muhidin M Said, Wakil Ketua Banggar DPR RI yang Jatuh saat Rapat Paripurna

Profil Muhidin M Said, Wakil Ketua Banggar DPR RI yang Jatuh saat Rapat Paripurna

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 17:49 WIB

Anggota DPR Muhidin Mohamad Said Alami Blackout Saat Rapat Paripurna, Ketahui Bedanya dengan Pingsan

Anggota DPR Muhidin Mohamad Said Alami Blackout Saat Rapat Paripurna, Ketahui Bedanya dengan Pingsan

Health | Kamis, 30 Juni 2022 | 17:09 WIB

Terkini

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×