"Teman Ahok" Sesalkan Ajakan Demo Kedubes Singapura di Medsos

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 05 Juni 2016 | 18:58 WIB
"Teman Ahok" Sesalkan Ajakan Demo Kedubes Singapura di Medsos
Dua pendiri relawan Teman Ahok Amalia Ayuningtyas dan Richard Handris Saerang sepat di tahan di Singapura jumpa pers di Jakarta, Minggu (5/6/2016). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Relawan "Teman Ahok" sempat mengancam akan menggelar aksi di Kedutaan Besar Singapura, menyusul penahanan dua pendiri Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas dan Richard Handris Saerang saat tiba di Bandara Changi, Singapura pada Sabtu (4/5/2016) kemarin. Ajakan aksi demo itu dipublikasikan melalui media sosial di akun resmi Teman Ahok di Facebook dan Twitter.

Setelah Amalia dan Richard resmi dibebaskan pihak migrasi Singapura siang tadi, salah satu pendiri Teman Ahok, Singgih Widyastomo, meminta maaf soal ajakan untuk memobilisasi masa aksi ke Kedubes Singapura. Dia pun mengaku, tulisan ancaman untuk menduduki kedubes Singapura di Jakarta adalah emosional sesaat.

"Kami sempat merilis pernyataan kami, yang akan mengerahkan masa. Ini semua kami anggap hanya sikap emosional kami," kata Singgih saat menggelar jumpa pers di Sekretariat Teman Ahok, Pejaten, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Minggu (5/6/2016).

Dia menyatakan, jika ajakan untuk melakukan aksi karena rekan-rekan di Jakarta benar-benar tidak mendapatkan kabar soal keberadaan Amalia dan Richard saat dibawa ke ruang isolasi.
"Selain itu, kami mendapat chat jika mereka di tempatkan ruangan kecil, makanya kami merasa gusar dan emosional," katanya.

Lebih lanjut, Singgih mengaku, menyesalkan adanya tulisan yang berisi ajakan demonstrasi dan telah diumbar ke media sosial. Dia menyadari hal tersebut akan menjadi pelajaran para relawan Teman Ahok.

"Makanya kami minta maaf adanya kata-kata provokatif," tandas Singgih.

Sebelumnya, dua relawan Teman Ahok, Amalia dan Richard ditahan imigrasi Singapura, Sabtu (4/5/2016) kemarin. Penahanan itu dilakukan karena mereka dicurigai melakukan aktivitas politik di sana. Namun, keduanya ditahan saat baru tiba di Bandara Changi, Singapura. Setelah diintrograsi, Amalia dan Richard ditahan selama 12 jam di ruang isolasi. Setelah negosiasi dari KBRI Singapura dan Teman Ahok, akhirnya pihak imigrasi Singapura membebaskan dan memulangkan keduanya ke Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Teman Ahok" Tak Tahu Tujuan Dana Hasil Acara di Singapura

"Teman Ahok" Tak Tahu Tujuan Dana Hasil Acara di Singapura

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 18:04 WIB

Kronologis Penangkapan Dua "Teman Ahok" di Singapura

Kronologis Penangkapan Dua "Teman Ahok" di Singapura

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 17:45 WIB

Ini Pengakuan Teman Ahok soal Acara di  Singapura

Ini Pengakuan Teman Ahok soal Acara di Singapura

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 17:02 WIB

12 Jam Ditahan Imigrasi Singapura, Dua "Teman Ahok" Dibebaskan

12 Jam Ditahan Imigrasi Singapura, Dua "Teman Ahok" Dibebaskan

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 15:58 WIB

Begini Konsep Penggalangan Dana Kampanye Ahok-Heru di Pilkada

Begini Konsep Penggalangan Dana Kampanye Ahok-Heru di Pilkada

News | Senin, 30 Mei 2016 | 09:16 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×