12 Jam Ditahan Imigrasi Singapura, Dua "Teman Ahok" Dibebaskan

Madinah | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 05 Juni 2016 | 15:58 WIB
12 Jam Ditahan Imigrasi Singapura, Dua "Teman Ahok" Dibebaskan
Teman Ahok Fair [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Pihak imigrasi Singapura akhirnya memulangkan dua pendiri komunitas relawan "Teman Ahok", Amalia Ayuningtyas dan Richard Handris Saerang yang sebelumnya sempat ditahan pada Sabtu (4/5/2016) kemarin saat tiba di Bandara Changi, Singapura. Pemulangan keduanya setelah pihak KBRI di Singapura turun tangan.

"Setelah semua berjalan tadi pulang ke Indonesia jam 10.00 (waktu setempat)," kata Salah satu pendiri relawan Teman Ahok, Singgih Widyastomo saat menggelar jumpa pers di Sekretariat Teman Ahok, Pejaten, Pasar Minggu, Minggu (5/6/2016).

Menurut Singgih, tujuan dari rekannya berkunjung ke Singapura untuk memenuhi undangan terkait acara yang digelar Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Singapura.

Namun, kata Singgih, saat kedua rekannya sampai di bandara, Amalia dan Richard ditahan dan diinterogasi oleh pihak imigrasi Singapura. Keduanya sempat ditahan selama 12 jam di ruang isolasi.

"Kita dapet undangan di WNI di Singapura, jadi pas kita konfirm juga bukan hanya WNI, ketika kami sampai di Changi agak siang. Jadi ketika di sana Richard lolos, tapi Amalia sudah warning di sana makanya diinterogasi di sana, masuk ke ruang isolasi tidak bisa komunikasi dengan pihak luar," kata Singgih.

Pihak KBRI baru bisa mendatangi Amalia dan Richard pukul 07.00 waktu setempat. Awalnya, keduanya seharusnya dipulangkan pada Sabtu malam namun terhambat masalah administrasi yang harus dipenuhi dan diharuskan pulang dengan menggunakan maskapai yang sama. Amalia dan Richard baru bisa dipulangkan ke Indonesia sekitar pukul 10.00 WIB waktu setempat.

Sebelumnya diberitakan, dua relawan Teman Ahok, Amalia dan Richard ditahan imigrasi Singapura. Penahanan itu dilakukan karena mereka dicurigai melakukan aktivitas politik di sana.

"Info dari sana yang kami punya dari panitia, Amalia dan Richard dikenakan status "unwanted person" terkait aktivitas politik," begitu kicauan tweet @TemanAhok, Minggu (5/6/2016) dinihari.

Kicauan @TemanAhok mengatakan mereka ke Singapura untuk menghadiri sebuah acara festival makanan.Namun keduanya diinapkan dalam ruang isolasi dan tertutup bagi dunia luar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Konsep Penggalangan Dana Kampanye Ahok-Heru di Pilkada

Begini Konsep Penggalangan Dana Kampanye Ahok-Heru di Pilkada

News | Senin, 30 Mei 2016 | 09:16 WIB

Ahok Paling Khawatir Relawannya Diculik

Ahok Paling Khawatir Relawannya Diculik

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 22:12 WIB

Stand Up Ahok: Heru Curhat Diserang sampai Sekarang Susah Tidur

Stand Up Ahok: Heru Curhat Diserang sampai Sekarang Susah Tidur

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 21:14 WIB

Ahok: Habiburokhman Jangan Loncat dari Monas, Bersihinnya Susah

Ahok: Habiburokhman Jangan Loncat dari Monas, Bersihinnya Susah

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 21:02 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB