Ini Pengakuan Teman Ahok soal Acara di Singapura

Dythia Novianty | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 05 Juni 2016 | 17:02 WIB
Ini Pengakuan Teman Ahok soal Acara di  Singapura
Dua pendiri relawan Teman Ahok Amalia Ayuningtyas dan Richard Handris Saerang sepat di tahan di Singapura jumpa pers di Jakarta, Minggu (5/6/2016). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Dua pendiri relawan Teman Ahok Amalia Ayuningtyas dan Richard Handris Saerang telah dibebaskan pihak imigrasi Singapura hari ini. Tujuan mereka berkunjung di negara tersebut guna memenuhi undangan acara digelar Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Singapura.

Amalia mengaku, memang awalnya acara yang dibuat oleh panitia adalah melakukan pengumpulan donasi untuk pencalonan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang kembali maju di Pilkada DKI Jakarta periode 2017-2022 melalui jalur independen.

"Awalnya kita memang mau bikin acara Teman Ahok disana. Tidak boleh kita, misalnya dengan kepentingan negara sendiri terus melakukan open speach terus penggalangan dana terus menggunakan atribut kampanye semacam itu tidak diperbolehkan," kata Amalia saat menggelar jumpa pers di Sekretariat Teman Ahok, Pejaten, Pasar Minggu, Minggu (5/6/2016).

Menurutnya, acara tersebut memang disorot pemerintah Singapura, karena mendapatkan respon di dunia maya. Dan sebelum pelaksanaan acara tersebut terlaksana, pemerintah Singapura juga telah menegur pihak panitia agar tidak menyelipkan dengan agenda politik.

"Dan kemarin pertimbangan panitia, media menyoroti itu, pemerintah setempat memberikan pertimbangan secara halus bahwa kalau di Singapura itu," katanya.

Namun, kata Amalia lantaran regulasi di negara tidak diperbolehkan warga asing melakukan aktivitas politik, akhirnya pihak panitia mengganti tema acara tersebut menjadi penggelaran bazar makanan tradisional Indonesia. Terkait teguran tersebut, pihak panitia yang merupakan WNI yang tinggal di Singapura mengganti tema acara, empat hari sebelum acara digelar.

"Tetapi kemudian pada perkembangannya kita juga mempertimbangkan bagaimana hukum di Singapura dan sebagainya untuk menghargai dan menghormati," kata Amalia.

"Kami berkomitmen untuk koperatif terhadap acara itu. Makanya konsep acaranya berubah, acara itu diubah kurang lebih h-4, 4 hari," kata Amalia.

Amalia yang merupakan Juru Bicara Teman Ahok itu juga mengatakan, jika acara yang diganti dengan gelaran bazar makanan kuliner asal Indonesia itu banyak dihadiri oleh WNI dan warga negara tetangga.

"Acaranya diganti dengan bazar saja. Dan bazar yang berlangsung hari Sabtu (4/6/2016) itu berjalan dengan sukses, banyak WNI yang berkumpul dan dari negara tetangga," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, dua relawan Teman Ahok, Amalia dan Richard ditahan imigrasi Singapura, Sabtu (4/5/2016) kemarin. Penahanan itu dilakukan karena mereka dicurigai melakukan aktivitas politik di sana.

Keduanya ditahan saat baru tiba di Bandara Changi, Singapura. Setelah diintrograsi, Amalia dan Richard ditahan selama 12 jam di ruang isolasi. Setelah negosiasi dari KBRI Singapura dan Teman Ahok, akhirnya pihak imigrasi Singapura membebaskan dan memulangkan keduanya ke Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

12 Jam Ditahan Imigrasi Singapura, Dua "Teman Ahok" Dibebaskan

12 Jam Ditahan Imigrasi Singapura, Dua "Teman Ahok" Dibebaskan

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 15:58 WIB

Begini Konsep Penggalangan Dana Kampanye Ahok-Heru di Pilkada

Begini Konsep Penggalangan Dana Kampanye Ahok-Heru di Pilkada

News | Senin, 30 Mei 2016 | 09:16 WIB

Ahok Paling Khawatir Relawannya Diculik

Ahok Paling Khawatir Relawannya Diculik

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 22:12 WIB

Stand Up Ahok: Heru Curhat Diserang sampai Sekarang Susah Tidur

Stand Up Ahok: Heru Curhat Diserang sampai Sekarang Susah Tidur

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 21:14 WIB

Ahok: Habiburokhman Jangan Loncat dari Monas, Bersihinnya Susah

Ahok: Habiburokhman Jangan Loncat dari Monas, Bersihinnya Susah

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 21:02 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB