Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto langsung mengevaluasi jajarannya guna menyingkapi tawuran warga Kampung Pulo dan Tongtek Bukit Duri yang mewarnai hari pertama bulan Ramadan. Dari insiden tawuran tersebut menyebabkan tiga bangunan ruko ludes terbakar.
"Tadi pagi lakukan evaluasi dengan Pak Kapolda langsung. Pak kapolda memerintahkan bahwa sudah tahu mapping kerawanannya demikian, mapping rawan perkelahian," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Awi Setiyono kepada wartawan, Senin (6/6/2016).
Agar tawuran tidak lagi terulang, anggota polisi dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polres Metro Jakarta Timur telah disiagakan.
"Menempatkan anggotanya standby disitu jagan sampe lagi terjadi. Pak Kapolda ngomong jangan sampe terjadi lagi. Perintahkan personil di sana," kata Awi.
Tak hanya itu, lokasi lain yang rawan terjadi tawuran juga diminta diawasi secara ketat. Kegiatan Sahur on the Road (SOTR) dan kawasan balap liar bakal menjadi prioritas penjagaan oleh pihak kepolisian.
"Ya sama termasuk tempat lain yang rawan SOTR, perkelahian, balap liar Bapak Kapolda sudah perintahkan untuk antisipasi," kata Awi.