Kali Ini Ahok Bicara Soal Kenapa Masih Ada Tawuran di Ibu Kota

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 02 Mei 2016 | 19:10 WIB
Kali Ini Ahok Bicara Soal Kenapa Masih Ada Tawuran di Ibu Kota
Tawuran di Palmerah. [suara.com/ Ismail]

Suara.com - Aksi tawuran anak-anak remaja di Ibu Jakarta masih marak. Terakhir terjadi di Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (1/5/2016). Satu warga meninggal dunia.

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyerahkan penanganan kasus tersebut ke polisi.

Mengenai kenapa terjadi tawuran, Ahok mengatakan hal itu terkait dengan lingkungan tempat tinggal mereka. Anak-anak yang tinggal di pemukiman padat penduduk dan minim tempat bermain, cenderung terjadi kasus.

"Kalau anak-anaknya kurang tidur, saya nggak tahu apa penyebabnya, tapi ada beberapa kajian karena anak-anaknya ini kurang tempat bermain sebetulnya," kata Ahok.

Lingkungan rumah yang sumpek dan tak nyaman untuk istirahat, kata Ahok, juga bisa jadi sebab.

‎"Dan dia tinggal terlalu sempit. Mau istirahat aja nggak sempat karena rumahnya itu gantian tidur juga," katanya.

Lebih jauh, Ahok ingin warga Jakarta tinggal di tempat yang layak. Itu sebabnya, pemerintah menggenjot pembangunan rumah susun sewa sederhana untuk warga yang tinggal di pemukiman kumuh.

"Langkahnya itu tadi, kita mesti bangun banyak rumah susun, jadi nggak boleh daerah terlalu sempit," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Tangkap Dua Pelaku Tawuran Warga di Palmerah

Polisi Tangkap Dua Pelaku Tawuran Warga di Palmerah

News | Senin, 22 Februari 2016 | 08:11 WIB

Akibat Saling Ledek Warga Dua Kelurahan di Palmerah Tawuran

Akibat Saling Ledek Warga Dua Kelurahan di Palmerah Tawuran

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 22:55 WIB

Sejumlah Remaja  di Kebon Jeruk Tawuran Pakai Senjata Tajam

Sejumlah Remaja di Kebon Jeruk Tawuran Pakai Senjata Tajam

News | Sabtu, 13 Februari 2016 | 14:21 WIB

8 Warga Diduga Salah Tangkap, Warga Johar Baru Demo PN Jakpus

8 Warga Diduga Salah Tangkap, Warga Johar Baru Demo PN Jakpus

News | Selasa, 12 Januari 2016 | 16:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×