Pemerintah Harus Turun Tangan Atasi Gejolak Harga Pangan Saat Ini

Ruben Setiawan

Senin, 06 Juni 2016 | 21:55 WIB
Pemerintah Harus Turun Tangan Atasi Gejolak Harga Pangan Saat Ini
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi meminta pemerintah harus hadir dalam gejolak harga pangan yang tengah terjadi saat ini.

"Pemerintah harus hadir. Ekonomi pasar itu harus adil, bagi produsen, konsumen, dan pelaku usaha. Yang mengatur itu pemerintah," katanya dalam diskusi bertema "Sengkarut Tata Kelola Pangan" di Jakarta, Senin.

Viva menuturkan keadilan juga perlu dirasakan oleh para pelaku usaha yang dalam kegiatannya membutuhkan kepastian hukum.

"Jangan sampai diulang lagi kebijakan yang lalu soal jagung. Sudah di tengah laut, ternyata impornya dicabut. Kalau begitu mana ada investor mau masuk," katanya.

Viva berharap pemerintah bisa membuat program "food estate" di seluruh Indonesia. Program serupa pada masa lalu yang gagal membuat banyak dana negara keluar sia-sia karena programnya mangkrak.

"Perlu ada pembangunan 'food estate' yabg dekat dengan konsumen. Daging misalnya, sebanyak 60 persen konsumsi di Jabodetabek, tetapi tidak ada sentra yang dekat. Selalu ambil dari Jawa Timur atau Bali, sehingga perlu ongkos lagi," katanya.

Langkah selanjutnya yang disarankan Viva yakni diversifikasi pangan untuk mengatasi konsumsi fokus pada satu jenis makanan.

"Misalnya sapi didiversifikasi ke kerbau yang asupannya hampir sama dengan sapi. Pemerintah harus atur ini agar ada diversifikasi pangan dan tidak fokus ke satu komoditas saja," katanya.

Ia juga meminta pemerintah bisa bersinergi dengan kalangan universitas, swasta dan parlemen. Menurut dia, sinergi akan membuat masalah produksi dan distribusi bisa dikoordinasikan dengan baik sehingga gejolak pangan bisa dihindari.

"Kalau produksi dan distribusi beda kebijakan, sistemnya tidak akan berubah, akan begini terus. Yang (dianggap) salah ya tetap pemerintah," tutupnya. (Antara)


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg

Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp97.450 per Kg, Cabai Keriting Rp92.800

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp97.450 per Kg, Cabai Keriting Rp92.800

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Wong Cilik Mulai Rasakan Dampak Lemahnya Rupiah: Harga Sembako Naik, Dana Sekolah Ikut Terpakai

Wong Cilik Mulai Rasakan Dampak Lemahnya Rupiah: Harga Sembako Naik, Dana Sekolah Ikut Terpakai

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Meski Turun, Harga Cabai Rawit Merah Nasional Masih di Angka Rp94.700 per Kilogram

Meski Turun, Harga Cabai Rawit Merah Nasional Masih di Angka Rp94.700 per Kilogram

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Gagal Bayar Pinjol Meningkat, Masyarakat Diduga Terpaksa Berutang untuk Biaya Hidup

Gagal Bayar Pinjol Meningkat, Masyarakat Diduga Terpaksa Berutang untuk Biaya Hidup

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Prabowo Dinilai Sukses Perkuat Sektor Pangan, Tapi Harga Masih Belum Terjangkau

Prabowo Dinilai Sukses Perkuat Sektor Pangan, Tapi Harga Masih Belum Terjangkau

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Demi Jaga Keterjangkauan Harga dan Bahan Pokok, Jateng Telah Gelar 1.724 Gerakan Pangan Murah

Demi Jaga Keterjangkauan Harga dan Bahan Pokok, Jateng Telah Gelar 1.724 Gerakan Pangan Murah

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×