Pembicaraan Elite Golkar dengan Teman Ahok Isinya Dukung Ahok

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 09 Juni 2016 | 21:32 WIB
Pembicaraan Elite Golkar dengan Teman Ahok Isinya Dukung Ahok
Rombongan Golkar yang dipimpin Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia Wilayah I Jawa dan Sumatera Nusron Wahid bertemu Teman Ahok [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Rombongan Dewan Pimpinan Partai Golkar yang dipimpin Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia Wilayah I Jawa dan Sumatera Partai Golkar Nusron Wahid menyambangi kantor Sekretariat Teman Ahok di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Kamis (9/6/2016).

Usai melakukan pertemuan secara tertutup dengan relawan Teman Ahok, Nusron Wahid mengatakan kedatangannya sebagai bentuk dukungan kepada Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan maju lagi di pilkada Jakarta melalui jalur independen.

"Kasarnya, Ahok sekarang ini kan dimiliki rakyat Jakarta diorganisir, Teman Ahok. Jadi saya harus berkomunikasi dengan pihak yang mengorganisir," ujar Nusron.

Bagi Nusron, Golkar dan relawan Teman Ahok memiliki kesamaan sikap untuk membawa Jakarta ke arah pembangunan yang lebih baik.

"Kita mempunyai kesamaan sikap sama, apa kesamaan sikapnya? sama-sama membawa Jakarta ini harus dipimpin oleh orang yang mampu membawa Jakarta jauh lebih baik dan perubahan dalam arti reformasi Jakarta clean government supaya hidup lebih nyaman nggak sumpek," kata dia.

Nusron menilai Ahok sudah teruji dan terbukti bisa memimpin Jakarta.

Selain membicarakan dukungan kepada Ahok, pertemuan tadi juga membahas Undang-Undang tentang pilkada yang baru disahkan DPR. Khususnya ketentuan dalam Pasal 48 yang menyebutkan adanya verifikasi faktual dukungan kepada calon perseorangan. Pasal ini sebelumnya disebut-sebut untuk menjegal Ahok atau calon perseorangan lainnya karena syaratnya menjadi sangat ketat.

"Adanya undang-undang baru, Pasal 48, kan kita perlu diskusi, simulasi-simulasi dan alternatif yang ada. Jangan sampai niat baik yang mulia ini putus di tengah jalan hanya karena kita tidak menyiapkan simulasi dan strategi yang ada," katanya.

Nusron berharap Ahok tetap maju. Kepada partai politik yang mendukung Ahok diharapkan jangan ada kepentingan terselubung.

"Intinya Ahok jangan sampai terjegal mau dengan jalur lewat independen atau partai politik. Yang penting Ahok bisa maju tanpa reshuffle, tidak bisa di barter dengan apapun, ditekan-tekan, dimintai mahar dan dikendalikan yang tidak sesuai dengan visi yang membawa Jakarta lebih baik," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surya Paloh Ikut Apa Kata Ahok Saja

Surya Paloh Ikut Apa Kata Ahok Saja

News | Kamis, 09 Juni 2016 | 21:08 WIB

Dapat Pujian Selangit Setnov, Ahok: Belanda Masih Jauh, Tenang

Dapat Pujian Selangit Setnov, Ahok: Belanda Masih Jauh, Tenang

News | Kamis, 09 Juni 2016 | 20:23 WIB

Usai Lebaran Golkar Bersikap, Novanto: Pak Ahok yang Terbaik

Usai Lebaran Golkar Bersikap, Novanto: Pak Ahok yang Terbaik

News | Kamis, 09 Juni 2016 | 20:04 WIB

Ahok Senang Datang Bulan Puasa, Soalnya Orang Takut Korupsi

Ahok Senang Datang Bulan Puasa, Soalnya Orang Takut Korupsi

News | Kamis, 09 Juni 2016 | 19:46 WIB

Ahok dan Quraish Shihab Saling Menyindir di Acara Bukber

Ahok dan Quraish Shihab Saling Menyindir di Acara Bukber

News | Kamis, 09 Juni 2016 | 19:39 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB