Isu Rawan, Ketua DPR Ingatkan Ahok Hati-Hati Ngomong Makam Fiktif

Siswanto, Bagus Santosa

Jum'at, 10 Juni 2016 | 17:25 WIB
Isu Rawan, Ketua DPR Ingatkan Ahok Hati-Hati Ngomong Makam Fiktif
Ilustrasi kuburan massal. (Shutterstock)

Suara.com - Ketua DPR Ade Komarudin mengingatkan ‎Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama jangan asal menyebut ada makam fiktif di Jakarta. Soal satu ini perlu kehati-hatian.

"Sebaiknya kalau begitu diteliti dulu deh, hati-hati lho," kata Ade di DPR, Jumat (10/6/2016).

Menurut Ade dunia permakaman merupakan urusan yang ‎sangat sensitif di Indonesia. Sebab, bangsa Indonesia adalah bangsa yang menghormati leluhur.

"Hati-hati lho ‎Indonesia itu leluhurnya dihormati. Pasti yang meninggal di situ leluhurnya, anaknya ada, orang tuanya ada. Jadi kalau soal makam hati-hati, data jangan sampai keliru," tutur politisi Golkar.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku menemukan banyak makam fiktif yaitu ada nisannya, tapi tidak ada jenazahnya. Ahok mengatakan, ‎modus ini dijadikan untuk mencari keuntungan pribadi.

Ahok berharap, setelah sistem Pemakaman jadi, kelak tidak akan ada lagi pungutan liar yang dilakukan petugas kepada warga.


"Kita temukan banyak sekali makam yang fiktif. Jadi ada Batu nisan, tapi belum tentu ada isinya," kata Ahok, Kamis (9/6/2016).
Ketua Majelis Syariah PKS Surahman Hidayat mengaku sedih dengan adanya isu makam fiktif di Jakarta. Menurutnya, moral bangsa ini sudah tidak semakin baik.

"Ya begitulah orang sekarang, apa saja kalau bisa dibisnisin ya dibisnisin. Ini kan soal moral, artinya sudah tidak semakin baik," kata Surahman di DPR.

Dia mengatakan seharusnya kasus ini bisa ditindaklanjuti. Sebab, kata anggota Majelis Kehormatan Dewan DPR, tentu ada pengawasan terhadap kinerja Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.

"‎Tentu ada regulasi, ada pengawas, ya pengawas itu yang mengawasi kan digaji," kata dia.

Isu makam fiktif dilontarkan oleh Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Ahok mendengar banyak laporan masih adanya makam fiktif. Makam fiktif adalah makam yang di atasnya diberi tanda oleh petugas seolah-olah sudah dijadikan tempat mengubur jenazah, padahal sebenarnya masih kosong. Umumnya, nisan tersebut sebagai telah dipesan orang jauh-jauh. Padahal, seharusnya dilarang.

"Itu yang belum selesai. Karena kita temukan banyak sekali makam-makan yang fiktif. Jadi ada batu nisan segala macam‎ itu belum pasti itu ada isinya," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/6/2016).

Ahok sampai berencana mengganti Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Ratna Diah Kurniati dan sebagian petugas karena dianggap tidak mampu mengatasi praktik pungutan liar dan makam fiktif dalam bisnis pemakaman.

"Memang kita mau copot kepala dinas juga kamu mau ganti siapa? Itu dia yang lagi (masalah) kalau ganti mirip-mirip (orangnya percuma)," kata Ahok.

Tetapi, isu ini bantah oleh Ratna. Ratna menegaskan sejak pemerintah menerapkan sistem pendataan makam secara online, makam fiktif sudah tidak ada lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisi VIII DPR Prihatin Kematian Jadi Objek Korupsi

Komisi VIII DPR Prihatin Kematian Jadi Objek Korupsi

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 14:47 WIB

Elit PKS Sedih Ada Bisnis Makam Fiktif di Jakarta

Elit PKS Sedih Ada Bisnis Makam Fiktif di Jakarta

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 14:42 WIB

Susahnya Tambah Lahan Kuburan di Jakarta

Susahnya Tambah Lahan Kuburan di Jakarta

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 11:59 WIB

Ahok Kesal Dinas Taman Belum Pernah Beli Lahan Tahun Ini

Ahok Kesal Dinas Taman Belum Pernah Beli Lahan Tahun Ini

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 11:36 WIB

Terkini

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

×