Potensi Meletus, Proyek Jalur Evakuasi Gunung Kerinci Tak Jelas

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 Juni 2016 | 01:30 WIB
Potensi Meletus, Proyek Jalur Evakuasi Gunung Kerinci Tak Jelas
Gunung Kerinci semburkan asap tebal. (dok. BPBD Prov Jambi)

Suara.com - Pembangunan jalur evakuasi antisipasi meletusnya Gunung Kerinci, Provinsi Jambi, belum ada kejelasan. Sebab Pemprov setempat belum mendapat rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Irmansyah mengatakan pihak KLHK masih terus mengkaji pembuatan jalur evakuasi untuk warga di sekitar gunung tertinggi di Sumatera itu.

"Ya kalau misalnya izinnya tidak diberikan, kita mau bilang apa. Saat ini masih dikaji dan kita tidak tahu kapan, yang jelas kita hanya bisa menunggu," kata Irmansyah di Jambi, Minggu (12/6/2016).

Irmansyah cukup menyayangkan sikap dari KLHK yang saat ini belum memberikan kepastian yang jelas. Sebab di sisi lain, masyarakat Kerinci masih resah dengan aktivitas gunung api tertinggi di Indonesia itu.

"Ada lebih dari 60 ribu masyarakat di dekat Gunung Kerinci dan kondisi mereka tidak nyaman saat ini," kata Irmansyah.

Menurut Irmansyah, jalan evakuasi yang rencananya membelah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) itu merupakan solusi satu-satunya Pemprov Jambi dan Pemkab Kerinci untuk menyelamatkan masyarakat ketika sewaktu waktu Gunung Kerinci itu meletus.

"Tidak ada jalan lain selain membuat jalur evakuasi. Di setiap gedung tinggi saja pasti ada jalur evakuasi. Makanya semua pihak harus bijaksana. Ini untuk kepentingan masyarakat Kerinci," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan satu-satunya jalur evakuasi yang dibuat secara ideal memang harus mengorbankan hutan lindung yang saat ini dalam wewenang Kementrian LHK.

Meski rencana pembuatan jalur evakuasi itu saat ini belum disahkan oleh Kementrian LHK, Zola menegaskan akan terus berupaya agar pemerintah pusat bisa merekomendasinya.

"Saya akan terus berjuang, saya sudah beberapa kali bertemu dengan Ibu Menteri, saya yakini bahwa memang harus ada jalur evakuasi yang melewati hutan lindung untuk masyarakat sekitar gunung. Meski nanti Menteri lah yang memutuskannya," kata Zola. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunung Kerinci Terus Keluarkan Asap Tebal

Gunung Kerinci Terus Keluarkan Asap Tebal

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 00:12 WIB

Kabupaten Kerinci Dilanda Hujan Abu Vulkanik

Kabupaten Kerinci Dilanda Hujan Abu Vulkanik

News | Sabtu, 04 Juni 2016 | 20:56 WIB

Pantau Aktivitas Gunung Kerinci, Tim Basarnas Bertahan di Lokasi

Pantau Aktivitas Gunung Kerinci, Tim Basarnas Bertahan di Lokasi

News | Rabu, 13 April 2016 | 17:47 WIB

Kerinci, Negeri Berjuluk "sekepal tanah surga" di Pulau Sumatera

Kerinci, Negeri Berjuluk "sekepal tanah surga" di Pulau Sumatera

Lifestyle | Sabtu, 14 November 2015 | 10:38 WIB

Terkini

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

×