Uji Coba Integrasi Sistem Transaksi Gerbang Tol Palimanan Dimulai

Madinah | Suara.com

Selasa, 14 Juni 2016 | 13:09 WIB
Uji Coba Integrasi Sistem Transaksi Gerbang Tol Palimanan Dimulai
Kepala BPJT Hery Trisaputra Zuna. (Dok. Ditjen Bina Marga)

Suara.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan mulai melakukan uji coba integrasi sistem transaksi di gerbang Tol Palimanan, Senin pagi (13/05). Integrasi sistem transaksi ini dilakukan guna memperlancar arus lalu lintas beberapa jalan tol dengan mengurangi antrian di sejumlah gerbang tol.

Adapun ruas tol tersebut adalah Jakarta-Cikampek dengan Cikampek-Palimanan, Cikampek-Purwakarta-Padalarang, Padalarang-Cileunyi yang tergolong dalam Cluster I. Kemudian tol Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, serta Pejagan-Pemalang dalam Cluster II.

Kepala BPJT, Hery Trisaputra Zuna mengatakan meski baru memasuki tahap uji coba, integrasi sistem transaksi pada ruas-ruas tol tadi harus bisa diimplementasikan sebelum arus mudik Lebaran tahun 2016. Integrasi ini, kata dia, akan diberlakukan permanen bahkan seusai arus mudik berlalu.

"Uji coba tanggal 13 Juni ini tidak dibatasi waktu. Apabila ada yang kurang akan dilakukan evaluasi," jelas Hery di hadapan puluhan awak media, di Palimanan.

Herry mengatakan integrasi ini diharapkan mampu mengurai antrean kendaraan secara optimal. Konkritnya, integrasi ini akan mengurangi jumlah barier gate (gerbang tol) dari Gerbang Tol Cikarang Utama hingga Brebes Timur guna mempercepat transaksi di gerbang tol. Para pengendara yang asal dan tujuannya perjalanannya meneruskan, hanya perlu melakukan transaksi pembayaran di gerbang tol tujuan sehingga tidak perlu lagi bertransaksi di gerbang Tol Cikopo, Plumbon, Ciperna, dan Mertapada.

Di keempat gerbang tol tersebut, pengendara hanya akan melewati tanpa transaksi, sehingga Gerbang Palimanan menjadi gerbang tol bersama (joint gate) bagi cluster I dan II, dibawah operator PT. Lintas Marga Sedaya. Di setiap cluster pengumpulan biaya tol (tunai dan non tunai) dilakukan terintegrasi dengan sistem tertutup (berdasarkan jarak tempuh), tanpa dibatasi sekat/barrier antar ruas tol.

Pada kesempatan yang sama, wakil direktur utama PT. Lintas Marga Sedaya (LMS), Hudaya Arryanto menambahkan integrasi dilaksanakan mulai dari sistem dan alatnya yang dibuat selaras.

Menurut Arryanto, pada hari-hari biasa, Cikopo-Palimanan ditempuh dalam waktu 1 jam 20 menit sementara saat arus mudik bisa meningkat menjadi 2 jam. Sistem integrasi pembayaran tol ini nantinya mampu memangkas waktu tempuh hingga 30 menit.

"Dari Cikopo-Palimanan dalam kondisi normal 1 jam 20 menit, kalau pada puncak arus mudik bisa 2 jam. Nah, dengan ada sistem integrasi tol ini pada saat mudik, cukup bisa menghemat 15-30 menit, sedangkan pada kondisi normal bisa menghemat 5-1 menit," ujar Arryanto.

Ia menambahkan, pada arus normal lalu lintas kendaraan hanya sekitar 15.000, sedangkan pada saat arus mudik meningkat 4 kali lipat mencapai 70.000.maka dari itu pihaknya telah mengantisipasi penumpukan kendaran gardu exit tol palimanan dengan menambah jumlah gardu tol.

"PT. LMS akan menyiapkan 26 gardu dari yang sebelumnya hanya 11 gardu,” katanya.

Karena sistem integrasi pembayaran tol ini dilakukan untuk mengantisipasi antrean kendaraan yang kerap terjadi di gerbang tol. Dengan sistem integrasi ini pengendara hanya akan dua kali bertransaki di gerbabg toll.Pertama dari Jakarta (Cikarang Utama) langsung Palimanan dengan banderol Rp 109.500. Dengan rincian Cikarang Utama-Cikopo Rp 13.500 dan Cikopo-Palimanan Rp 96.000 tapi tanpa perlu transaksi di kedua gerbang toll ini.

Kedua, saat tiba di pintu tol Palimanan selain membayar juga diberikan tiket untuk keluar di pintu tol Brebes Timur(cluster II). Pengendara yang keluar gerbang tol Brebes Timur dari Palimanan akan dikenakan tarif Rp 55.500 dengan rincian Palimanan-Kanci Rp 11.500, Kanci-Pejagan Rp 24.000, Pejagan-Brebes Timur Rp 20.000, kembali tanpa bertransaksi di gerbang-gerbang tersebut.

“Sehingga jika ditotal, pengendara (golongan 1) yang masuk dari Cikarang Utama hingga keluar di Brebes Timur akan dikenakan biaya total sebesar Rp 165.000,” jelas Hery.

Artikel ini bekerjasama dengan Ditjen Bina Marga KemenPUPR 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Musim Mudik 2016, Ditjen Bina Marga Kebut Jalan Tol Baru

Musim Mudik 2016, Ditjen Bina Marga Kebut Jalan Tol Baru

| Senin, 13 Juni 2016 | 17:20 WIB

BI akan Buka Penukaran Uang di Rest Area Tol Cipali

BI akan Buka Penukaran Uang di Rest Area Tol Cipali

| Sabtu, 11 Juni 2016 | 14:15 WIB

Lima Manfaat Puasa bagi Kesehatan

Lima Manfaat Puasa bagi Kesehatan

| Jum'at, 10 Juni 2016 | 06:05 WIB

Cegah Kecelakaan, Pemudik Berkendara Perlu Istirahat Setiap 4 Jam

Cegah Kecelakaan, Pemudik Berkendara Perlu Istirahat Setiap 4 Jam

| Rabu, 08 Juni 2016 | 18:30 WIB

Terkini

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB