Kompolnas, KPK dan PPATK Paparkan Rekam Jejak Tito

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 21 Juni 2016 | 16:48 WIB
Kompolnas, KPK dan PPATK Paparkan Rekam Jejak Tito
Kepala BNPT sekaligus calon Kapolri Komjen Pol Tito Karnavian saat rapat dengan Komisi III DPR, Jakarta, Kamis (16/6/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Komisi III melakukan rapat dengar pendapat dengan PPATK, KPK, dan Kompolnas, Selasa (21/6/2016). Rapat dilakukan sebagai rangkaian dari fit and proper test dan bertujuan untuk mengetahui rekam jejak calon Kapolri Komjen Tito Karnavian.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan yang merupakan ketua Kompolnas mengatakan telah melakukan evaluasi yang mendalam dan menjaring dari masyarakat sehingga mengirimkan nama Tito menjadi Kapolri kepada Presiden Joko Widodo.

"Kami melihat tidak ada catatan-catatan yang patut diperbincangkan ‎dari profesionalisme Tito," kata Luhut dalam rapat.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasona H. Laoly yang merupakan Wakil Ketua Kompolnas menilai Tito bisa bekerjasama dengan baik dan memiliki profesionalisme yang tinggi. Terlebih saat menangani kasus terorisme dan menjalankan program deradikalisasi, baik saat menjadi‎ Kapolda Metro Jaya dan Kepala BNPT.

"Menurut saya, excellent," kata Laoly.

Di tempat yang sama, Ketua KPK Agus Rahardjo menerangkan nama Tito cukup bersih di KPK. Sebab, Tito belum pernah masuk dalam pengaduan masyarakat KPK dan tidak ada yang mencurigakan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara-nya. Dia menerangkan Tito sudah melaporkan LHKPN-nya pada November 2014 dan Maret 2015.

"Rasanya pada saat kami teliti, tidak ada yang aneh. Karena itu, KPK tidak menemukan yang aneh dan pengaduan masyarakat juga malah tidak ada," kata Agus.

‎Senada, Kepala PPATK M. Yusuf juga mengatakan tidak ada laporan transaksi keuangan yang mencurigakan dari Tito. Yusuf mengatakan Tito memiliki 14 rekening bank swasta dan tiga rekening bank plat merah sejak 2004-2014. Namun, semua rekening itu telah ditutup dan tinggal satu yang aktif.

"Semuanya tidak ditemukan yang aneh-aneh," kata Yusuf.

Kemudian, tambah Yusuf, istri Tito memiliki empat rekening dan tiga asuransi. Sedangkan tiga anak Tito, masing-masing memiliki satu rekening dan satu asuransi.

"Yang semuanya juga wajar," tutur Yusuf.

Mendengar pemaparan tersebut, Ketua Komisi III Bambang Soesatyo menyatakan informasi rekam jejak Tito sudah cukup baik. Dia menerangkan pada intinya seluruh fraksi mendukung usulan Presiden Joko Widodo. Dalam kesempatan ini, Bambang ‎juga menerangkan rangkaian fit and proper test.

Besok, Komisi III akan melakukan kunjungan ke rumah Tito pada pukul 13.00 WIB. Kemudian, pada hari Kamis (23/6/2016), Komisi III akan melakukan fit and proper test Tito di DPR.

"Jadi, selesai sudah," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Teman Seangkatan tentang Tito Karnavian

Cerita Teman Seangkatan tentang Tito Karnavian

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 16:37 WIB

MPR Berharap Tito Bawa Polri Dekat dengan BNN dan KPK

MPR Berharap Tito Bawa Polri Dekat dengan BNN dan KPK

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 12:01 WIB

Terkini

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB