Diyakini Mampu Raih Medali, Inilah Negara Pesaing Utama Eko Yuli

Rizki Nurmansyah

Rabu, 22 Juni 2016 | 22:02 WIB
Diyakini Mampu Raih Medali, Inilah Negara Pesaing Utama Eko Yuli
Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, telah dua kali raih medali, yakni perunggu kelas -56 kg Olimpiade 2008 dan perunggu kelas -62 kg Olimpiade 2012 [Antara/Saptono]

Suara.com - Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) optimis mampu mengemban tugas menyumbang medali bagi Indonesia di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Agustus mendatang.

PB PABBSI menilai peluang meraih medali berada di kelas 62 kg putra melalui atletnya Eko Yuli Irawan. Kans itu menyusul performa lifter asal Lampung itu yang tengah meningkat performanya.

"Eko lagi on fire. Eko memang atlet langka. Melihat kemampuannya saat ini, kami optimistis mampu memberikan yang terbaik di Brasil nanti," kata Kepala Bidang Angkat Besi PB PABBSI, Alamsyah Wijaya, di Jakarta, Rabu (22/6/2016).

Lebih jauh, Alamsyah menjelaskan pesaing terberat lifter andalan Indonesia itu akan datang dari wakil asal Cina dan Kolumbia. Selain kedua negara itu, sejatinya masih ada dua negara lain yang berpotensi jadi rival kuat Eko, yakni dari Korea Utara dan Azerbaijan.

Hanya saja, lifter dari kedua negara tersebut sedang tersandung masalah doping. "Memang benar, dua negara itu menjadi pesaing Eko. Terutama, Cina yang hingga saat ini kekuatannya belum terdeteksi dengan baik," jelas Alamsyah.

Meski ada permasalahan yang dihadapi lawan dari Korea Utara dan Azerbaijan, namun PB PABBSI tetap mempersiapkan Eko dengan baik melalui serangkaian program yang telah disusun.

Keikutsertaan lifter berusia 27 tahun itu di Olimpiade 2016 merupakan yang ketiga kalinya. Anak pasangan Saman dan Wastiah ini sebelumnya mewakili Indonesia pada Olimpiade 2008 di China dan Olimpiade 2012 di London, Inggris.

Dari dua kejuaraan empat tahunan yang telah diikuti, Eko konsisten persembahkan medali bagi kontingen Indonesia. Di Cina, Eko menyumbang medali perunggu di kelas 56 kg dan di London juga mendapatkan medali yang sama, namun dari kelas 62 kg.

"Orang luar banyak yang bilang akan sulit masuk final di olimpiade ketiga kali berturut-turut. Tapi asumsi kami beda. Eko adalah lifter hebat yang jarang ada. Perbandingannya satu dari 20 ribu," Alamsyah memuji.

Demi meraih hasil maksimal pada Olimpiade Brazil, kontingen angkat besi Indonesia yang berjumlah tujuh orang akan berangkat lebih awal. Mereka tidak langsung terbang ke Rio de Janeiro, melainkan akan ke Afrika Selatan terlebih dahulu, mulai 8-27 Juli guna menjalani pemusatan latihan.

Selain Eko, di kelas 62 kg putra, Indonesia juga menurunkan M. Hasbi. Untuk kelas 69 kg, Indonesia mempercayakan kepada Triyatno dan Deni. Sedangkan untuk kelas 77 kg masih terus dipantau yang salah satunya adalah lifter asal Bali, yakni Ketut.

Dari sektor putri, Indonesia hanya mengirimkan dua lifternya, yakni Sri Wahyuni yang turun di kelas 48 kg dan Dewi Safitri di kelas 53 kg. Baik putra maupu putri tetap menjadi andalan untuk meraih medali pada kejuaraan bergengsi ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Tampil di Olimpiade, Okto: Persiapan Sudah Mencapai 80%

Jelang Tampil di Olimpiade, Okto: Persiapan Sudah Mencapai 80%

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 13:48 WIB

Kasihan, Jaguar Ditembak Mati Usai Acara Obor Olimpiade

Kasihan, Jaguar Ditembak Mati Usai Acara Obor Olimpiade

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 12:48 WIB

Bonus Akan Digandakan untuk Atlet Berprestasi di Olimpiade 2016

Bonus Akan Digandakan untuk Atlet Berprestasi di Olimpiade 2016

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 12:47 WIB

Jokowi Lepas Kontingen Olimpiade

Jokowi Lepas Kontingen Olimpiade

Foto | Rabu, 22 Juni 2016 | 12:42 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×