Panen Padi di Sumsel Mundur karena Banjir

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 Juni 2016 | 12:29 WIB
Panen Padi di Sumsel Mundur karena Banjir
Ilustrasi padi (Shutterstock).

Suara.com - Panen padi lahan lebak atau rawa di Sumatera Selatan mundur. Sebab benih ditanam terlambat akibat banjir di lahan itu.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel Erwin Noor Wibowo menjelaskan penanaman benih padi seharus dilakukan Febuari kemarin. Tapi baru ditanam beberapa waktu lalu.

"Penanaman seharusnya dilaksanakan Februari 2016 namun baru dilaksanakan beberapa waktu lalu," katanya di Palembang, Kamis (23/6/2016).

Banjir di lahan persawahan saat lalu berketinggian air mencapai 50 cintemeter sehingga penanaman padi di lahan itu tidak bisa dilaksanakan.

Namun, keterlambatan masa tanam itu hanya pada lahan lebak sehingga tidak berpengaruh kepada swasembada pangan di daerah itu. Ketersediaan beras di Sumsel masih cukup aman karena panen di luar lahan lebak cukup luas.

Dia mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan tanam dan panen padi sehingga ketersediaan beras cukup aman. "Bahkan pada pekan ini akan ada panen 10.000 hektare di Ogan Komering Ulu, Sumsel," ujar dia.

Oleh karena itu pihaknya minta Perum Bulog di daerah itu untuk membeli beras dari petani tersebut. Pemerintah menargetkan produkdi padi 4,8 juta ton di tahun 2016. Pihaknya mengoptimalkan produksi dan memutus mata rantai distribusi komoditas pertanian yang terlalu panjang terutama beras. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3500 Hektare Sawah Cirebon Diasuransikan

3500 Hektare Sawah Cirebon Diasuransikan

News | Sabtu, 14 Mei 2016 | 04:13 WIB

Musim Tak Menentu dan Hama, Produksi Beras Turun

Musim Tak Menentu dan Hama, Produksi Beras Turun

News | Minggu, 24 April 2016 | 07:37 WIB

Mentan: Petani Gagal Panen Akan Diasuransikan

Mentan: Petani Gagal Panen Akan Diasuransikan

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 07:37 WIB

Produksi Padi Tahun 2015 Naik,6,73 Persen Dibanding 2014

Produksi Padi Tahun 2015 Naik,6,73 Persen Dibanding 2014

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 18:15 WIB

Mantan Istri Piyu Tak Tuntut Gono-gini

Mantan Istri Piyu Tak Tuntut Gono-gini

Entertainment | Rabu, 17 Februari 2016 | 17:01 WIB

Usai Valentine, Piyu Resmi Jadi Duda

Usai Valentine, Piyu Resmi Jadi Duda

Entertainment | Rabu, 17 Februari 2016 | 15:53 WIB

Sejak Tak Tinggal Satu Rumah, Chemistry Personel Padi Berkurang

Sejak Tak Tinggal Satu Rumah, Chemistry Personel Padi Berkurang

Entertainment | Kamis, 11 Februari 2016 | 13:03 WIB

The Best Cuts Of Piyu: Lagu Padi dengan Sound Kekinian

The Best Cuts Of Piyu: Lagu Padi dengan Sound Kekinian

Entertainment | Kamis, 11 Februari 2016 | 09:35 WIB

Ini Alasan Piyu Tak Bisa Bawa Anak ke Acara Lauching Album

Ini Alasan Piyu Tak Bisa Bawa Anak ke Acara Lauching Album

Entertainment | Kamis, 11 Februari 2016 | 08:13 WIB

Musikimia Jual Album Perdana Berbasis "Online"

Musikimia Jual Album Perdana Berbasis "Online"

Entertainment | Selasa, 02 Februari 2016 | 08:07 WIB

Terkini

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama

5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga

Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Disuruh Cari Negara Lain, WNI Malah 'Dipajaki' Saat Hendak Pergi

Disuruh Cari Negara Lain, WNI Malah 'Dipajaki' Saat Hendak Pergi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Bursa Saham London Bakal Diperdagangkan 24 Jam Pada 2027

Bursa Saham London Bakal Diperdagangkan 24 Jam Pada 2027

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Grobogan Terpaksa Belajar Bergantian

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:35 WIB

Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal

Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:34 WIB

Tarif Lepas WNI Naik, Negara Cuma Kejar PNBP tapi Lupa Jaga Anak Bangsa?

Tarif Lepas WNI Naik, Negara Cuma Kejar PNBP tapi Lupa Jaga Anak Bangsa?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:34 WIB

Operasi Nasr 2 ke-24 Iran, IRGC Berhasil Bom Tentara AS di Yordania

Operasi Nasr 2 ke-24 Iran, IRGC Berhasil Bom Tentara AS di Yordania

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:34 WIB

Bukan Cuma Biaya Politik, Saan Mustopa Sebut 17 OTT Kepala Daerah Akibat Haus Harta

Bukan Cuma Biaya Politik, Saan Mustopa Sebut 17 OTT Kepala Daerah Akibat Haus Harta

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:33 WIB

×