Ahmad Dhani Jauh Lebih Buruk dari Ahok di Mata Responden

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 23 Juni 2016 | 19:23 WIB
Ahmad Dhani Jauh Lebih Buruk dari Ahok di Mata Responden
Musisi Ahmad Dhani dan aktivis Ratna Sarumpaet saat menyambangi gedung KPK di Jakarta, Kamis (2/6/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berada pada urutan tertinggi dalam survei popularitas tokoh menjelang pilkada Jakarta yang dilakukan lembaga Populi Center. Ahok mendapatkan persentase sebanyak 99,2 persen.

Posisi kedua diduduki Gubernur Banten Rano Karno sebesar 97,2 persen, lalu musisi yang berhasrat menjadi calon gubernur Jakarta Ahmad Dhani 96,8 persen, disusul politisi Partai Demokrat Dede Yusuf 89,8 persen, dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra 84,8 persen.

"Sama sepertinya Februari dan April 2016, pada Juni 2016 BTP (Basuki Tjahaja Purnama) tetap menduduki peringat peringkat pertama tingkat popularitas publik dengan persentase 99,2 persen," kata peneliti Populi Center Nona Evita dalam diskusi bertema Dinamika Pilgub DKI 2017: antara Parpol dan Independen di kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (23/6/2016).

Dari 20 tokoh yang disurvei tentang penilaian positif dan negatif dari responden, dari sisi penilaian positif Rano Karno mendapatkan 78,2 persen.

Sedangkan penilaian positif untuk Ahok berada di bawah Rano yaitu 74,5 persen. Sementara penilaian negatif responden terhadap Ahok sebesar 17,5 persen.

"Rani Karno menempati posisi tertinggi untuk tokoh dengan penilaian positif dengan persentase 78,2 persen. Sementara BTP, meski memiliki popularitas lebih tinggi dibanding Rano Karno," kata dia.

Sedangkan Ahmad Dhani nilai positifnya 38,2 persen, sementara nilai negatifnya jauh lebih tinggi ketimbang Ahok, yakni sampai 45,2 persen.

"Sebaliknya, Ahmad Dhani menempati posisi tertinggi untuk tokoh dengan penilaian negatif sebesar 45,2 persen," kata Nona.

Survei dilakukan Populi Center dari Desember 2015 hingga April 2016 terhadap 400 responden. Dilakukan melalui wawancara tatap muka. Responden tersebar di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu. Survei tersebut menggunakan metode acak bertingkat dengan margin error kurang lebih 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok dan Sejuta Pendukungnya Bikin Golkar Merasa Jelek

Ahok dan Sejuta Pendukungnya Bikin Golkar Merasa Jelek

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 18:56 WIB

Bila Maju Lewat Partai, Mayoritas Warga Ingin Ahok Masuk PDIP

Bila Maju Lewat Partai, Mayoritas Warga Ingin Ahok Masuk PDIP

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 18:36 WIB

Tawaran Lewat Partai Makin Kuat, Akankah Ahok Tergoda?

Tawaran Lewat Partai Makin Kuat, Akankah Ahok Tergoda?

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 18:23 WIB

Ini Alasan Hanura Dukung Ahok

Ini Alasan Hanura Dukung Ahok

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 17:11 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×