Ahok dan Sejuta Pendukungnya Bikin Golkar Merasa Jelek

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 23 Juni 2016 | 18:56 WIB
Ahok dan Sejuta Pendukungnya Bikin Golkar Merasa Jelek
Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai konferensi pers di Hotel Fairmont, Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan, Selasa (14/6/2016), soal dukungan Golkar buat Basuki Tjahaja Purnama [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai menegaskan partainya sudah resmi mendukung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju melalui jalur independen ke pilkada Jakarta periode 2017-2022. Surat dukungan partai kepada Ahok telah ditandatangani pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

"Kami masih menyiapkan acaranya, untuk dukungan itu sudah jelas dan kuat. Itu keputusan partai, jam satu malam tadi sudah ditandatangani suratnya," kata Yorrys saat menghadiri acara diskusi di kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (23/6/2016).

Salah satu magnet Ahok bagi Golkar ialah dia didukung oleh pemilih muda. Pemilih muda ini digalang oleh Teman Ahok. Jumlah pendukung riil Ahok -- tercatat di sekretariat Teman Ahok -- lebih dari sejuta orang.

"Target kita tidak yang 2017, kita menargetkan 2019, dan Golkar jadi pemenang pemilu. Dan untuk itu Golkar harus berubah, harus jadi partai yang disukai anak muda dan pemilih generasi pemula," kata dia.

Yorrys tidak menampik munculnya calon indenpenden dan gerakan seperti Teman Ahok merupakan cerminan kemerosotan peran parpol di masyarakat.

Kepemimpinan baru Partai Golkar di bawah Setya Novanto, kata Yorrys, ke depan akan dilakukan perbaikan citra agar bisa mewakili aspirasi rakyat.

"Ini harus kita sadari, harus kita akui, semua yang jelek itu ada di partai politik. Kami dari Golkar sudah mengkaji ini sudah lama, bahwa Golkar akan bangkit," kata dia.

Yorrys menilai sosok Ahok merupakan pemimpin yang dicari warga Jakarta. Kehadiran Ahok, katanya, telah memberikan perubahan. di Jakarta.

"Kita harus mampu membaca tanda-tanda perubahan, Jakarta sebagai barometer, dengan kemunculan Ahok memunculkan fenomena baru," kata dia.

Teman Ahok merupakan organisasi pendukung Ahok untuk maju ke pilkada melalui jalur non partai. Mereka telah berhasil mengumpulkan lebih dari sejuta salinan KTP warga Jakarta sebagai tiket untuk daftar ke KPU DKI Jakarta.

Di belakang Ahok, sekarang ada tiga partai, Nasdem, Hanura, dan Golkar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bila Maju Lewat Partai, Mayoritas Warga Ingin Ahok Masuk PDIP

Bila Maju Lewat Partai, Mayoritas Warga Ingin Ahok Masuk PDIP

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 18:36 WIB

Tawaran Lewat Partai Makin Kuat, Akankah Ahok Tergoda?

Tawaran Lewat Partai Makin Kuat, Akankah Ahok Tergoda?

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 18:23 WIB

Ini Alasan Hanura Dukung Ahok

Ini Alasan Hanura Dukung Ahok

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 17:11 WIB

42 Persen Warga Tak Soalkan Ahok Maju Independen atau Via Partai

42 Persen Warga Tak Soalkan Ahok Maju Independen atau Via Partai

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 17:04 WIB

Di Depan Wiranto, Ahok: Saya Nggak akan Kecewakan Bapak

Di Depan Wiranto, Ahok: Saya Nggak akan Kecewakan Bapak

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 16:49 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB