Kota Malang Nominator Adipura Paripurna 2016

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 24 Juni 2016 | 08:29 WIB
Kota Malang Nominator Adipura Paripurna 2016
Taman Alun-alun Kota Malang. (Wikipedia)

Suara.com - Kota Malang menjadi salah satu nominator peraih Adipura Paripurna 2016 bersama 11 kota dan kabupaten lain di Indonesia, serta sebagian besar dari Jawa Timur, yakni Kota Madiun, Kabupaten Jombang, Kota Surabaya, Kabupaten Nganjuk, Tulungagung, dan Lamongan.

Informasi diperoleh pada Jumat (24/6/2016), berkaitan nominator itu, Wali Kota Malang Moch Anton memenuhi undangan wawancara yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Auditorium Manggala Wanabhakti Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Wawancara itu antara lain untuk mengetahui tingkat kepedulian dan capaian terkait kondisi lingkungan dan kebersihan di Kota Malang.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada ajang penganugerahan Adipura ini Kota Malang akan bersaing ketat dengan Kota Balikpapan dan Kota Surabaya, namun jika dilihat dari nominasi yang ada, tujuh dari 12 nominator berasal dari Jawa Timur, sehingga peluang meraih Piala Adipura Paripurna jatuh ke Jawa Timur menjadi sangat besar," kata Wali Kota Malang Moch Anton.

Ia mengatakan berbagai program dan terobosan di bidang lingkungan hidup terus digalakkan Pemkot Malang, mulai dari peningkatan kualitas udara dan air, pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH), pengelolaan sampah, serta berbagai terobosan lainnya di bidang lingkungan hidup.

"Semoga berbagai upaya yang telah kami lakukan tidaklah sia-sia, tidak semata-mata untuk meraih penghargaan Adipura Paripurna 2016, namun lebih pada kecintaan dan kesadaran kita pada pelestarian lingkungan hidup dan menjaga kebersihan di Kota Malang," ujarnya pula.

Dalam paparannya, Anton juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang telah diberikan kali ini untuk meraih anugerah Adipura Paripurna.

"Ucapan terima kasih juga saya sampaikan pada masyarakat Kota Malang atas peran serta aktif untuk menjaga lingkungan dan berinovasi di bidang lingkungan hidup, sehingga mampu menembus nominasi Adipura Paripurna," katanya lagi.

Selain Kota Malang dan sejumlah kota/kabupaten di Jawa Timur, ada beberapa kota/kabupaten yang juga menembus nominasi Adipura Paripurna, yakni Kota Tangerang, Kota Balikpapan, Kota Semarang, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Banjar (Martapura).

Adipura Paripurna merupakan tingkatan tertinggi dari penganugerahan di bidang lingkungan hidup.

"Menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Kota Malang karena dapat menjadi salah satu nominator dari 12 kota dan kabupaten se-Indonesia," kata Anton pula.

Kota Malang sudah berulangkali masuk nominasi meraih Piala Adipura Kencana, tapi selalu gagal karena beberapa hal. Salah satu item yang menggagalkan Adipura Kencana itu adalah masih banyak masyarakat yang membuang sampah di sungai, sehingga sungai menjadi kotor. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Ekonomi Kreatif di Malang Siap Hadapi MEA

Industri Ekonomi Kreatif di Malang Siap Hadapi MEA

Bisnis | Jum'at, 01 April 2016 | 13:10 WIB

Serba Lawasan di "Festival Malang Doeloe"

Serba Lawasan di "Festival Malang Doeloe"

Lifestyle | Jum'at, 29 Januari 2016 | 17:51 WIB

Mengejar Kunang-kunang di Kota Malang

Mengejar Kunang-kunang di Kota Malang

Lifestyle | Sabtu, 17 Januari 2015 | 14:03 WIB

Terkini

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB