Mungkinkah Tujuh Tokoh Besar Ini Mampu Tandingi Ahok?

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Jum'at, 24 Juni 2016 | 18:21 WIB
Mungkinkah Tujuh Tokoh Besar Ini Mampu Tandingi Ahok?
Juru bicara Majelis Pelayan Jakarta Ustadz Bachtiar Nasir di Masjid Sunda Kelapa [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Majelis Pelayan Jakarta mendorong tujuh tokoh untuk maju ke bursa pilkada Jakarta periode 2017-2022.

"Ada tujuh calon yang akan kami dorong dan kami bantu untuk mereka bisa maju dalam pemilihan DKI Jakarta nanti," kata juru bicara Majelis Pelayan Jakarta Ustadz Bachtiar Nasir di acara bertema Persembahan Umat untuk Bangsa di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2016). Acara ini dibungkus dengan kegiatan silaturahmi antara kandidat dan ulama seluruh DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Ketujuh tokoh tersebut yaitu mantan Menpora Adhyaksa Dault, kader Partai Gerindra Sandiaga Uno, Nurdin Abdullah, mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Bupati Bojonegoro Suyoto, Keuta Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, dan Ustadz Yusuf Mansur.

Namun dari ketujuh tokoh, hanya Suyoto dan Adhyaksa yang hadir ke acara di Masjid Sunda Kelapa.

Bachtiar mendorong ketujuh tokoh karena mereka dianggap punya prestasi dan masing-masing sudah menunjukkan karakter pemimpin.

"Untuk hitung-hitungan politik siapa yang paling tinggi elektabilitasnya. Mendukung yang paling tinggilah, supaya nggak pecah. Kami akan mendukung mereka yang elektabilitas, tingkat kesukaan masyarakat lebih tinggi. Ini sportifitas yang harus dijaga," katanya.

Majelis Pelayan Jakarta, kata Bachtiar, akan berjuang untuk mengantarkan mereka sampai bursa pilkada.

"Kami akan antarkan sampai batas waktu musim perang ini sudah kelihatan yang menangnya, MPJ akan pilih jalur tempur, siapa yang kami dukung kami siapkan amunisinya dulu,"ujar Bachtiar.

"Kalaupun nanti calon yang ke tujuh ini beralih ke partai, kami ikhlas. Kalau mau independen kami siap di belakang mereka," Bachtiar menambahkan.

Dari sekian tokoh, sementara ini baru Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang posisinya sudah relatif aman untuk maju. Ahok bisa maju lewat jalur non partai politik karena sudah memiliki sejuta salinan KTP warga Jakarta sebagai syarat mendaftar ke KPUD, juga bisa maju lewat partai karena sudah didukung tiga partai politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wiranto Ajak Bersatu Dukung Ahok, Jangan Mau Dipecahbelah

Wiranto Ajak Bersatu Dukung Ahok, Jangan Mau Dipecahbelah

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 17:35 WIB

Golkar Klaim Dukung Ahok Tanpa Syarat

Golkar Klaim Dukung Ahok Tanpa Syarat

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 16:46 WIB

Melunak, Ahok Izinkan Duit KJP untuk Beli Baju Lebaran

Melunak, Ahok Izinkan Duit KJP untuk Beli Baju Lebaran

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 16:31 WIB

Ahok: Sesepuh Golkar Sudah Kenal Saya

Ahok: Sesepuh Golkar Sudah Kenal Saya

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 15:50 WIB

Terkini

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:21 WIB

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:23 WIB

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:13 WIB

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:04 WIB

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:18 WIB

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:44 WIB

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:16 WIB

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:50 WIB