Arus Mudik Lebaran Alami Kenaikan 5 Persen

Angelina Donna | Suara.com

Kamis, 07 Juli 2016 | 09:30 WIB
Arus Mudik Lebaran Alami Kenaikan 5 Persen
Arus mudik di ruas jalan Palimanan, Jawa Barat. [Bowo]

Suara.com - PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek Cabang Bekasi, Jawa Barat melakukan analisis peningkatan arus mudik Lebaran H-7 hingga H-3 di ruas jalan tol yang pada 2016 mengalami kenaikan lima persen.

"Pada tahun 2015 diketahui 503.849 kendaraan yang melewati ruas tol Jakarta Cikampek," kata Humas Jasa Marga Jakarta Cikampek Cabang Bekasi, Iwan Arianto di Bekasi, Kamis (7/7/2016).

Sedangkan pada tahun 2016, sebanyak 528.582 dan mengalami kenaikan 24.733 kendaraan dari golongan mobil pribadi, angkutan umum (bus), truk sembako maupun bahan bakar minyak untuk suplai SPBU selama Lebaran.

Ini dilakukan guna mengevaluasi kinerja Jasa Marga dalam pengaturan lalu lintas disaat terjadi kemacetan di ruas jalan tol.

Menurut dia, elavuasi akan digabung dengan akhir Lebaran 2016, dan ini juga buat laporan tahunan dalam pengaturan lalu lintas volume kendaraan di ruas tol Jakarta-Cikampek.

Dalam membahas laporan evalusi ini, juga dilakukan persiapan jelang liburan akhir tahun berserta melakukan antisipasinya, yang lebih baik lagi.

Melihat antusias pemudik yang lebih kritis dalam menentukan waktu mudik ke kampung halamannya, itu cukup membantu petugas Jasa Marga dalam bertugas di daerahnya.

Lanjut Iwan mengatakan dalam arus balik Lebaran 2016 dan akhir libur karyawan swasta akan diberlakukan rekayasa lalu lintas pada Km 61-41.

Ini dikarenakan penumpukan kendaraan biasa terjadi pada tempat istirahat (TIP) Km 62. Untuk itu akan dilakukan rekayasa lalu lintas, selain itu juga peralihan ke Bekasi Barat guna mengurai kemacetan.

Ia juga menambahkan puncak arus mudik diprediksi pada hari Minggu (10/7), serta pengemudi diharapkan menyiapkan fisik kendaraannya guna kelancaraan diruas jalan tol.

Dan juga pengemudi diminta untuk lebih sigap dalam mengatasi kemacetan diantaranya menyiapkan makanan kecil dan mengisi bahan bakar kendaraan secukupnya, jangan sampai kehabisan.

Pengemudi juga diimbau untuk tidak berlama lama bila berhenti pada TIP, agar pengendara kendaraan lain juga dapat memanfaatkannya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masuk Lebaran Kedua Jalur Nagrek Padat

Masuk Lebaran Kedua Jalur Nagrek Padat

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 07:11 WIB

Rio dan Sean Lebaran Bareng di Rumah Dubes

Rio dan Sean Lebaran Bareng di Rumah Dubes

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 03:05 WIB

Jika Macet, Pengelola Seharusnya Gratiskan Tarif Tol

Jika Macet, Pengelola Seharusnya Gratiskan Tarif Tol

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 22:20 WIB

Kini, Giliran Arus Balik ke Jakarta

Kini, Giliran Arus Balik ke Jakarta

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 21:14 WIB

Mobil Rombongan Pemudik Masuk Jurang di Tasikmalaya

Mobil Rombongan Pemudik Masuk Jurang di Tasikmalaya

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 17:21 WIB

Terkini

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB