Pernyataan Putera Osama Bin Laden Akan Balas Dendam Kepada AS

Tomi Tresnady | Suara.com

Minggu, 10 Juli 2016 | 21:44 WIB
Pernyataan Putera Osama Bin Laden Akan Balas Dendam Kepada AS
Osama bin Laden, gembong teroris pemimpin organisasi Al Qaeda (Reuters/Pentagon).

Suara.com - Putra mendiang bekas pemimpin Alqaeda Osama bin Laden mengancam menuntut balas kepada Amerika Serikat atas pembunuhan ayahnya.

Berdasarkan sebuah pesan audio yang diposting online, Hamza bin Laden bersumpah untuk melanjutkan perang kelompok militan global itu melawan AS dan sekutunya.

Pernyataan dia itu disampaikan dalam pidato berdurasi 21 menit yang berjudul "Kita semua Osama," kutip SITE Intelligence Group.

"Kami akan terus menyerang kalian dan membidik kalian di negara kalian dan di luar negeri sebagai jawaban atas penindasan kalian terhadap rakyat Palestina, Afghanistan, Suriah, Irak, Yaman, Somalia dan di seluruh tanah muslim yang tidak bebas dari penindasan kalian," kata Hamza.

"Sebagai balasan dari bangsa Islam untuk Sheikh Osama, semoga Allah mengampuni beliau, ini bukan pembalasan demi Osama pribadi, namun ini adalah balasan untuk mereka yang membela Islam."

Osama bin Laden dibunuh di tempat persembunyiannya di Pakistan oleh pasukan komando AS pada 2011 yang menjadi pukulan berat bagi Alqaeda yang melancarkan Serangan 11 September 2001 itu.

Dokumen-dokumen yang ditemukan dari tempat persembunyian Bin Laden dan disiarkan oleh AS tahun lalu menunjukkan bahwa para pembantunya berusaha mempersatukan Bin Laden dengan Hamza yang pernah menjalani tahanan rumah di Iran.

Hamza yang kini berusia 20-an sedang berada di sisi ayahnya di Afghanistan sebelum Serangan 9/11 dan menghabiskan waktu dengannya di Pakistan setelah invasi pimpinan AS menekan sebagian besar pemimpin Alqaeda.

Didahului kata pengantar dari pemimpin baru Alqaeda, Ayman al-Zawahiri, dalam sebuah pesan audio tahun lalu, Hamza menyuarakan suara baru bagi Alqaeda yang para pemimpinnya sudah dimakan usia dan kesulitan menginspirasi para militan seluruh dunia karena kalah bersaing dengan ISIS.

"Hamza memberi wajah baru bagi Alqaeda, yang langsung terhubung ke pendiri organisasi ini. Dia artikulatif dan musuh yang berbahaya," kata Bruce Riedel dari Brookings Institution seperti dikutip Reuters. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Live Tweet"-kan Pembunuhan Osama, CIA Disamakan dengan ISIS

"Live Tweet"-kan Pembunuhan Osama, CIA Disamakan dengan ISIS

News | Senin, 02 Mei 2016 | 19:47 WIB

Navy SEAL Akui Makan Roti Isi di Samping Jenazah Osama bin Laden

Navy SEAL Akui Makan Roti Isi di Samping Jenazah Osama bin Laden

News | Senin, 02 Mei 2016 | 18:57 WIB

Surat Wasiat Osama Bin Laden Dibuka ke Publik

Surat Wasiat Osama Bin Laden Dibuka ke Publik

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 06:42 WIB

Terungkap, Inspirasi Osama bin Laden Lancarkan Teror 11 September

Terungkap, Inspirasi Osama bin Laden Lancarkan Teror 11 September

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 10:16 WIB

Anggota Navy SEAL Ini Dituduh Simpan Foto Jenazah Osama bin Laden

Anggota Navy SEAL Ini Dituduh Simpan Foto Jenazah Osama bin Laden

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 06:11 WIB

Ibu dan Adik Osama Bin Laden Tewas Kecelakaan Pesawat

Ibu dan Adik Osama Bin Laden Tewas Kecelakaan Pesawat

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 19:45 WIB

Keluarga Osama bin Laden Dikabarkan Berada di Pesawat yang Jatuh

Keluarga Osama bin Laden Dikabarkan Berada di Pesawat yang Jatuh

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 10:47 WIB

Ini Buku-buku yang Dibaca Osama bin Laden dalam Persembunyian

Ini Buku-buku yang Dibaca Osama bin Laden dalam Persembunyian

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 07:17 WIB

Orang Ini Ungkap Kebohongan Obama Soal Osama Bin Laden

Orang Ini Ungkap Kebohongan Obama Soal Osama Bin Laden

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 14:58 WIB

Pembunuh Osama Bin Laden 'Banting Setir' Jadi Presenter

Pembunuh Osama Bin Laden 'Banting Setir' Jadi Presenter

News | Jum'at, 13 Maret 2015 | 08:34 WIB

Terkini

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB