Pasukan Filipina Tewaskan 40 Anggota Abu Sayyaf

Tomi Tresnady

Selasa, 12 Juli 2016 | 03:25 WIB
Pasukan Filipina Tewaskan 40 Anggota Abu Sayyaf
Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte. (Reuters)

Suara.com - Pasukan Filipina menewaskan sekitar 40 pemberontak Abu Sayyaf dalam serangan di kepulauan selatan pada pekan lalu, kata tentara pada Senin (11/7/2016), saat pemerintah baru menggencarkan gerakan menumpas salah satu kelompok penculik paling tangguh di Asia.

Pertempuran di pulau Basilan dan Sulu sejak Rabu menewaskan satu tentara dan melukai sekitar dua puluh anggota kelompok terkait Al Qaida itu, yang terkenal beberapa bulan belakangan dengan pengayauan dua sandera asal Kanada, lapor Reuters.

"Bakutembak sengit masih berlangsung, melibatkan kendaraan lapis baja, senjata berat dan dukungan udara," kata Filemon Tan, juru bicara Komando Mindanao Barat, kepada wartawan, mengutip laporan sandi, yang diterima pada Minggu.

Abu Sayyaf, yang berarti "Pembawa Pedang", selama ini mempermainkan pemerintah Filipina, memperkuat jaringan dengan sejumlah besar uang tebusan dalam yang menjadi salah satu jaringan penculikan paling menguntungkan di Asia.

Pemberontak itu menyekap sedikit-dikitnya 14 sandera -satu orang Belanda, satu Norwegia, lima Filipina dan tujuh warga Indonesia.

Tiga warga Indonesia diculik dari kapal tunda pada Minggu, meskipun belum jelas apakah pemberontak Abu Sayyaf pelakunya.

Pakar keamanan menyatakan pemberontak kurang termotivasi oleh ideologi tapi lebih oleh puluhan juta dolar (ratusan miliar rupiah) dari penculikan. Mereka menggunakan uang itu untuk membeli senjata otomatis, peluncur granat, kapal cepat dan peralatan pelayaran berteknologi tinggi.

Pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte, yang menjabat pada 30 Juni, berada di bawah tekanan baru untuk mengatasi Abu Sayyaf sesudah pengayauan dua orang Kanada dan penculikan pelaut Indonesia.

Menteri Pertahanan-nya baru-baru ini menyatakan membunuh Abu Sayyaf adalah prioritas utama keamanannya, yang didahulukan dari sengketa di Laut China Selatan dalam hal anggaran.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada akhir Juni mengatakan akan tiba waktu baginya menghadapi Abu Sayyaf di bagian selatan negaranya.

"Akan ada waktu bagi saya untuk menghadapi Abu Sayyaf," kata Duterte setelah bertemu dengan perempuan Filipina, yang dibebaskan setelah sembilan bulan disekap, "Penculikan itu harus dihentikan." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Upaya Pembebasan Sandera

Upaya Pembebasan Sandera

Foto | Senin, 11 Juli 2016 | 18:52 WIB

WNI disandera di Malaysia, Komisi I: Negara Kita Dilecehkan

WNI disandera di Malaysia, Komisi I: Negara Kita Dilecehkan

News | Senin, 11 Juli 2016 | 15:23 WIB

Empat WNI Dibebaskan Abu Sayyaf, Tiga Lainnya Masih Ditahan

Empat WNI Dibebaskan Abu Sayyaf, Tiga Lainnya Masih Ditahan

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 23:01 WIB

Tiga Warga NTT Diduga Korban Penculikan di Sabah

Tiga Warga NTT Diduga Korban Penculikan di Sabah

News | Minggu, 10 Juli 2016 | 22:31 WIB

Diserbu Militer Duterte, 9 Anggota Abu Sayyaf Tewas

Diserbu Militer Duterte, 9 Anggota Abu Sayyaf Tewas

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 20:21 WIB

Politisi Gerindra Kritik Bebaskan Sandera Abu Sayyaf dengan Uang

Politisi Gerindra Kritik Bebaskan Sandera Abu Sayyaf dengan Uang

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:55 WIB

Menlu Yakin Presiden Baru Filipina Tak Hambat Bebaskan Sandera

Menlu Yakin Presiden Baru Filipina Tak Hambat Bebaskan Sandera

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:35 WIB

Terkini

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Video | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:53 WIB

Kagum dengan Kualitas Lapangan, Pelatih Bangladesh Keluhkan Hal Ini Jelang Lawan Timnas Indonesia

Kagum dengan Kualitas Lapangan, Pelatih Bangladesh Keluhkan Hal Ini Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 19:45 WIB

Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan

Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:45 WIB

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:38 WIB

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:35 WIB

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:31 WIB

×