Manila Tawarkan Berbagi Sumber Daya di LCS, Ini Tanggapan Beijing

Esti Utami

Rabu, 13 Juli 2016 | 16:16 WIB
Manila Tawarkan Berbagi Sumber Daya di LCS, Ini Tanggapan Beijing
Ilustrasi bendera Cina. (shutterstock)

Suara.com - Cina menyambut positif keinginan Filipina untuk menggelar dialog dan berbagi sumber daya alam yang terkandung di Laut Cina Selatan, pascakeputusan Mahkamah Arbritase Internasional yang memenangkan klaim Filipina.

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Liu Zhenmin dalam jumpa wartawan di Beijing, Rabu (13/7/2016), mengatakan Cina dan Filipina telah lama menempuh jalan komunikasi untuk menyelesaikan sengketa antara keduanya di Laut Cina Selatan.

"Pembicaraan dan komunikasi dengan Filipina telah berlangsung lama, hingga saat Pemerintahan Aquino III, terhenti karena membawa sengketa ini ke Mahkamah Arbritrase Internasional," ungkapnya.

Liu Zhenmin mengatakan pihaknya terus menyerukan penyelesaian melalui mekanisme konsultasi dan dialog dengan negara-negara yang bersengketa dengannya di Laut Cina Selatan.

"Kami sangat yakin, dengan pemerintahan baru Filipina di bawah kepemimpinan Rodrigo Duterte, dapat kembali ke meja perundingan untuk menyelesaikan sengketa di Laut Cina Selatan. Dan kami akan mengambil langkah sesegera mungkin untuk dialog," tuturnya.

Melalui komunikasi dan dialog, tambah Liu, hubungan dengan Filipina akan pulih dan membaik di masa datang.

Terkait niat Presiden Duterte untuk berbagi sumber daya alam di Laut Cina Selatan dengan Cina, Liu Zhenmin mengemukakan pihaknya telah melakukan model kerja sama tersebut dengan Vietnam.

"Tiongkok dan Vietnam juga awalnya bersengketa di Teluk Tokin, namun setelah melalui pembahasan yang panjang akhirnya pada 2000 kedua negara menyepakati kerja sama perikanan di wilayah yang dipersengketakan tersebut," paparnya.

Cina dan Vietnam bahkan telah melakukan kerja sama lain, termasuk dengan Malaysia dan Brunei Darussalam.

"Jadi sebenarnya prakarsa Presiden Duterte telah kami lakukan sebelumnya dengan negara lain yang juga sempat bersengketa tentang wilayah maritim," tutur Liu Zhemin.

Khusus dengan Filipina, ia menambahkan, kedua pihak harus terlebih dulu membuka kembali dialog untuk penyelesaian sengketa di Laut Cina Selatan.

"Dari sana dapat dirumuskan apa saja kepentingan bersama yang dapat dikerjasamakan," demikian Liu Zhenmin.

Filipina sebelumnya membawa masalah sengketa wilayah Laut Cina Selatan ke pengadilan internasional. Pemerintah Filipina menentang apa yang disebut Cina sebagai "sembilan garis batas" yang intinya mengklaim semua kawasan Laut Cina Selatan sebagai wilayah China.

Sengketa antara Filipina dan China itu terfokus pada perairan yang diperkirakan menjadi jalur perdagangan internasional yang bernilai 5 triliun dolar AS setiap tahunnya.

Perairan sengketa itu juga memiliki kekayaan ikan melimpah dan diperkirakan mengandung cadangan minyak dan gas alam serta hasil bumi lainnya. Pemerintah Filipina juga meminta pengadilan arbitrase untuk memperjelas gugusan karang atau kepulauan di perairan itu yang masuk ke dalam zona ekonomi eksklusif Filipina.

Pengadilan memutuskan, meski para pelaut dan nelayan China, secara historis pernah menggunakan berbagai pulau di Laut Cina Selatan, tak terdapat bukti kuat bahwa secara historis China pernah menguasi perairan tersebut atau sumber alamnya. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×