Orangtua Pasien Vaksin Palsu Banting Meja di RS Elisabeth

Tomi Tresnady Suara.Com
Sabtu, 16 Juli 2016 | 19:25 WIB
Orangtua Pasien Vaksin Palsu Banting Meja di RS Elisabeth
Pertemuan tertutup pihak RS RT Elisabeth dengan para orangtua yang khawatir anaknya mendapat vaksin palsu, (15/7). (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Agenda audiensi manajemen bersama ratusan keluarga pasien terkait penyelesaian kasus dugaan vaksin palsu di Rumah Sakit Elisabeth Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/7/2016) sore, berlangsung ricuh.

Kegiatan diikuti oleh Direktur Rumah Sakit Elisabeth Antonius Yudiyanto yang didampingi dua pengacara bersama ratusan keluarga pasien di ruang mediasi basement rumah sakit.

Agenda audiensi yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB berlangsung memanas saat tuntutan keluarga pasien terkait sikap terbuka rumah sakit atas tudingan vaksin palsu tidak dijelaskan secara terperinci oleh manajemen.

"Kami hanya minta manajemen terbuka, jenis vaksin apa saja yang mereka suntikan ke anak-anak kami. Kalau pun tidak merasa menggunakan vaksin palsu, kasih dong kami buktinya," kata keluarga pasien Ketut Daryatmo (37) di Bekasi.

Kericuhan terjadi saat manajemen RS Elisabeth diketahui keluarga pasien menghadirkan dua orang pengacara.

"Maksud anda apa membawa pengacara ke ruangan ini. Mau berkilah lagi atau mau melakukan perlawanan pada kami," teriak salah satu orang tua pasien lainnya.

Emosi orang tua pasien juga dipicu sikap manajemen yang dianggap lambat mengambil keputusan terkait tuntutan para pasien yang sudah disuarakan sejak Kamis (14/7).

Teriakan protes pun disambut emosi sejumlah keluarga pasien lainnya hingga beberapa di antaranya maju ke depan meja direktur rumah sakit dan memukul-mukul meja secara emosi.

Pembelaan yang dilakukan pihak manajemen pun justru semakin menyulut emosi keluarga pasien yang mayoritas berasal dari kalangan keluarga menengah atas.

Salah satu orang tua pasien nampak membanting meja yang digunakan Direktur Antonius bersama dua orang pengacaranya.

Sejumlah petugas keamanan rumah sakit pun langsung mengevakuasi Antonius bersama dua pengacaranya ke salah satu ruangan yang aman di lantai tersebut.

Antonius nampak mengerang kesakitan dan sesekali memegang bagian leher sebelah kirinya pascakisruh tersebut.

Kericuhan yang berlangsung selama lebih kurang 15 menit itu berhasil dilerai pihak keamanan dari Kodim 0507 Bekasi bersama petugas keamanan setempat.

Hingga berita ini dibuat proses audiensi penyelesaian kasus vaksin palsu di rumah sakit tersebut masih berlangsung. Antonius didampingi sejumlah petugas keamanan kembali keluar dari ruang evakuasi dan kembali menemui pasien. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI