Ini Detik-detik Sebelum Terduga Teroris Santoso Tewas Tertembak

Selasa, 19 Juli 2016 | 15:27 WIB
Ini Detik-detik Sebelum Terduga Teroris Santoso Tewas Tertembak
Pengamanan jenazah terduga teroris Santoso di RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (19/7/2016). [Antara/Fiqman Sunandar]

Gembong teroris Indonesia wilayah Timur, Santoso diduga kuat tewas tertembak dalam kontak senjata dengan  tim Satgas Operasi Tinombala di daerah Tambarana, Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (18/7/2016) kemarin. Bersama dengan Santoso yang juga tewas tertembak adalah Basri yang merupakan tangan kanan Santoso.

Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Rudy Sufahriadi menjelaskan, kontak senjata itu terjadi di wilayah pegunungan Tambarana. Kelompok terduga teroris itu kontak senjata dengan Tim Alfa 92 yang merupakan pasukan bantuan dari Batalyon 515 Kostrad TNI Jember, Jawa Timur. 

"Kronologisnya, kemarin tim Alfa 92 melakukan patroli di Tambarana dalam operasi Tinombala. Ketika patroli didapati ada lima orang bersenjata yang diduga DPO (daftar pencarian orang) yang berjarak sekitar 20-30 meter, mereka melihat, lalu mendekati. Saat mencoba mendekati terjadi baku tembak," kata Rudy kepada wartawan usai menghadiri acara pengarahan dari Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/7/2016). 

Dalam kontak senjata itu, dua orang yang bersenjata dari kelompok diduga teroris itu tewas tertembak. Mereka diduga adalah Santoso dan Basri yang sudah lama menjadi terget, sedangkan tiga orang lainnya melarikan diri. dari tiga orang itu diantaranya adalah istri Santoso dan istri Basri. 

"Dan ketika itulah tertembaknya dua DPO laki-laki. Yang pertama diduga Santoso karena ada tahi lalat di antara alisnya, dan yang kedua ternyata setelah ada tim yang penjemput dan dibawa ke Poso Pesisir, diduga tersangka kedua adalah Basri. Karena ini masih berupa dugaan, kami masih analisa, lakukan lagi kajian agar menjadi pasti menurut hukum. Sekarang sedang dilakukan identifikasi," ujar dia. 

Rudy mengaku cukup mengenali Basri, sebab saat dirinya menjabat sebagai Kapolres Poso pada 2007 lalu pernah menangkap yang bersangkutan.

"Basri ini pernah saya tangkap ketika saya Kapolres di Poso. Dan sedang jalani hukuman, sisa hukuman satu tahun lagi dia melarikan diri dari Lapas di Ampana. Dia terpidana kasus terorisme," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI