Jenazah Terduga Teroris Santoso Telah Dievakuasi ke Palu

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 19 Juli 2016 | 14:00 WIB
Jenazah Terduga Teroris Santoso Telah Dievakuasi ke Palu
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Jakarta, Kamis (23/6/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan dua jenazah terduga teroris Santoso dan Basri telah dievakuasi dari wilayah pegunungan Tambarana, Poso menggunakan helikopter ke Bandara Mutiara, Palu, Sulawesi Tengah. Dua jenazah itu terpaksa dievakuasi menggunakan helikopter karena posisinya berada di kawasan hutan dengan medan yang cukup berat dilalui kendaraan roda empat.

Kedua terduga teroris tersebut tewas dalam baku tembak dengan Satgas Operasi Tinombala di daerah Tambarana, Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (18/7/2016) kemarin. 

"TKP (lokasi kejadian) di pegunungan Tambarana, hutan-hutan jadi jenazah menggunakan heli di evakuasi ke Bandara Mutiara di Palu," kata Tito kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/7/2016).

Dia menuturkan, pihaknya dalam hal ini  tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri akan melakukan identifikasi kedua jenazah untuk memastikan identitasnya, apakah betul mereka Santoso dan Basri yang selama ini menjadi target untuk ditangkap oleh tim Tinombala. Selain itu, pihaknya juga mendatangkan puhak keluarga Santoso dan rekan-rekannya yang telah ditangkap lebih dahulu untuk memastikan.

"Nanti langsung dibawa ke RS Bhayangkara (Palu), lalu dibersihkan lagi jenazahnya. Di saana ada keluarganya, kemudian ada tersangka-tersangka yang ditangkap dalam operasi Tinombala, ada lima orang, sekarang ditahan di Polda Sulawesi Tengah. Mereka nanti akan diperlihatkan juga (untuk memastikan apakah benar Santoso atau tidak)," ujar dia.

Tito menambahkan, salah satu terduga teroris yang tewas itu dilihat dari gambaran wajahnya sangat mirip dengan Santoso. Hal itu dilihat dari tahi lalat yang ada dikeningnya dan ciri-ciri yang lain.

"‎karena ada beberapa anggota (Densus 88) yang kenal dengan dia, maupun beberapa orang saksi yang kenal dia sementara ini dianggap positif dia adalah Santoso," tutur dia.

Nanti kami akan memintai konfirmasi dari saksi-saksi terkait jenzah Santoso dan Basri ini.

"Mungkin dua, tiga jam ke depan jenazah akan dibersihkan di RS Bhayangkara, dan kami akan mendapatkan keterangan yang lebih akurat lagi" kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Respon Polri Soal Foto Terduga Santoso di Internet

Ini Respon Polri Soal Foto Terduga Santoso di Internet

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 13:54 WIB

Kapolri Tito:  90 Persen Terduga Teroris yang Tewas Itu Santoso

Kapolri Tito: 90 Persen Terduga Teroris yang Tewas Itu Santoso

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 13:45 WIB

Intelijen Belum Bisa Pastikan Kematian Santoso

Intelijen Belum Bisa Pastikan Kematian Santoso

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 13:37 WIB

Santoso Diduga Mati, Polri Pastikan Operasi Tinombala Terus Jalan

Santoso Diduga Mati, Polri Pastikan Operasi Tinombala Terus Jalan

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 13:19 WIB

Ditembak Mati, Desmon: Teroris Santoso Kena Apes

Ditembak Mati, Desmon: Teroris Santoso Kena Apes

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 12:48 WIB

Santoso Tewas, PKS Berharap Tak Ada Lagi Teroris di Indonesia

Santoso Tewas, PKS Berharap Tak Ada Lagi Teroris di Indonesia

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 11:41 WIB

PDI Perjuangan: Presiden Jokowi Tidak Salah Memilih Kapolri

PDI Perjuangan: Presiden Jokowi Tidak Salah Memilih Kapolri

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 09:12 WIB

Gerindra Apresiasi Tim yang Berhasil Bunuh Teroris Diduga Santoso

Gerindra Apresiasi Tim yang Berhasil Bunuh Teroris Diduga Santoso

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 08:50 WIB

Kapuspen TNI: Kostrad yang Baku Tembak dengan Kelompok Santoso

Kapuspen TNI: Kostrad yang Baku Tembak dengan Kelompok Santoso

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 05:29 WIB

Santoso Diduga Tewas, Polisi: Tunggu Identifikasi

Santoso Diduga Tewas, Polisi: Tunggu Identifikasi

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 00:37 WIB

Terkini

Punya Bukti Rekaman! Doli Usul RDP Khusus Bareng KPU Usut Pasal Selundupan yang Loloskan Gibran

Punya Bukti Rekaman! Doli Usul RDP Khusus Bareng KPU Usut Pasal Selundupan yang Loloskan Gibran

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Saham Anjlok! BBCA Buyback Saham 19-21 Oktober 2026, Karyawan Dilarang Transaksi

Saham Anjlok! BBCA Buyback Saham 19-21 Oktober 2026, Karyawan Dilarang Transaksi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior

Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting Tembus Rp126.400 per Kg, Bawang Merah Naik 18 Persen

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting Tembus Rp126.400 per Kg, Bawang Merah Naik 18 Persen

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rumah Dialih Fungsi Jadi Kafe Tanpa Izin? Siap-siap Disegel Pemkot Makassar

Rumah Dialih Fungsi Jadi Kafe Tanpa Izin? Siap-siap Disegel Pemkot Makassar

Sulsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Akhir Pekan Kelabu Pemain Timnas Indonesia di Eropa, Kevin Diks hingga Dean James Tumbang

Akhir Pekan Kelabu Pemain Timnas Indonesia di Eropa, Kevin Diks hingga Dean James Tumbang

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Membaca Fenomena Sosial dalam Buku Kumpulan Esai Sastra Harmonium

Membaca Fenomena Sosial dalam Buku Kumpulan Esai Sastra Harmonium

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Penundaan Proyek Migas Bisa Gerus Penerimaan Negara, Dukungan Pemda Disorot

Penundaan Proyek Migas Bisa Gerus Penerimaan Negara, Dukungan Pemda Disorot

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Kronologis 320 Mahasiswa Meninggal Dapat Dana KIP Rp 2,7 Miliar

Kronologis 320 Mahasiswa Meninggal Dapat Dana KIP Rp 2,7 Miliar

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Komunikasi Pemerintah Prabowo Kena Kritik: Menteri Kerap Blunder, Narasi Tak Sinkron!

Komunikasi Pemerintah Prabowo Kena Kritik: Menteri Kerap Blunder, Narasi Tak Sinkron!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×