Sambangi Kemenpora, Olimpian Apresiasi Pencairan Dana Hari Tua

Rizki Nurmansyah

Rabu, 20 Juli 2016 | 17:07 WIB
Sambangi Kemenpora, Olimpian Apresiasi Pencairan Dana Hari Tua
Pebulutangkis Debby Susanto memberikan hormat kepada bendera merah putih ketika mengikuti pengukuhan dan pelepasan kontingen Olimpiade Indonesia di Kantor Kemenpora, Jakarta, (21/6) [Antara/Wahyu Putro A]

Suara.com - Atlet yang pernah memperkuat kontingen Indonesia pada olimpiade dan meraih medali atau yang biasa disebut olimpian mengapresiasi pencarian dana Tunjangan Hari Tua (THT) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Salah satu bentuk apresiasi yang diberikan adalah dengan memberikan plakat ucapan terima kasih kepada Menpora Imam Nahrawi yang diberikan langsung oleh olimpian peraih medali di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Plakat tersebut disampaikan langsung oleh peraih emas Olimpiade Barcelona yaitu Susy Susanti dan Alan Budi Kusuma, peraih emas Olimpiade Sydney, Candra Wijaya, serta peraih emas Olimpiade Athena yaitu Taufik Hidayat.

Selain peraih medali emas, juga hadir peraih perak Olimpiade 1988 Nurfitriyana, Tri Kusharjanto, Eddy Hartono dan Denny Kantono. Di sela pemberian plakat ini juga ada diskusi yang dilakukan terkait perkembangan olahraga nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menpora Imam Nahrawi menegaskan pemberian apresiasi terhadap atlet berprestasi memang harus dilakukan meski saat ini baru sebatas atlet yang telah menyumbang medali pada olimpiade.

"Ke depan tidak hanya olimpian. Semua atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa pada kejuaraan dunia, Asian Games maupun SEA Games akan mendapatkan apresiasi THT. Semoga tradisi ini bisa dipertahankan," kata Menpora usai bertemu olimpian.

Kepada olimpian yang hadir, Menpora juga meminta para pahlawan olahraga Indonesia ini berperan aktif dalam pembinaan maupun pembibitan atlet muda potensial yang kedepan akan menjadi tulang punggung tim nasional.

Sementara itu perwakilan olimpian, Candra Wijaya mengatakan jika THT dari Kemenpora sudah cair dan hampir semua olimpian telah menerima. Hal ini menunjukkan jika pemerintah sangat serius dalam memperhatikan atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.

"Mayoritas sudah menerima (THT). Yang jelas kami ucapkan terima kasih kepada Menpora atas perhatian dan kebijakannya dalam memberikan penghargaan berupa tunjangan hari tua kepada atlet Indonesia peraih medali di olimpiade," ujarnya.

Adapun besaran THT yang diterima mantan atlet berbeda-beda tergantung perolehan medali. Medali emas olimpiade/para olimpiade sebesar Rp240 juta, medali perak Rp180 juta dan medali perunggu Rp120 juta. Sedikitnya ada 37 atlet yang mendapatkan THT. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Ancam Serang Delegasi Prancis di Olimpiade Rio?

ISIS Ancam Serang Delegasi Prancis di Olimpiade Rio?

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 14:04 WIB

Neymar, Harapan Tunggal Pelatih Baru Brasil

Neymar, Harapan Tunggal Pelatih Baru Brasil

Bola | Rabu, 20 Juli 2016 | 08:40 WIB

IOC Diminta Coret Rusia dari Olimpiade 2016

IOC Diminta Coret Rusia dari Olimpiade 2016

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 08:52 WIB

Lantaran Skandal Doping, Pejabat Rusia Kena Skorsing

Lantaran Skandal Doping, Pejabat Rusia Kena Skorsing

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 08:27 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB