Pascarusuh, Polisi Ambil Alih Pengamanan Lapas Bengkulu

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:30 WIB
Pascarusuh, Polisi Ambil Alih Pengamanan Lapas Bengkulu
Ilustrasi penjara (Shutterstock).

Suara.com - Kepolisian Resor Kota Bengkulu mengambil alih seluruh tugas pengamanan Lembaga Permasyarakata Klas IIA Bentiring Kota Bengkulu pascakerusuhan penggeledahan narkoba, Kamis (21/7/2016) sore kemarin.

Kepala Kepolisian Resor Kota Bengkulu, AKBP Ardian Indra Nurinta mengatakan pengambilalihan tersebut guna melanjutkan pengusutan kasus dan memerangi narkoba di Lapas Bengkulu.

"Sekarang pangamanan di lapas kita ambil alih untuk sementara, khusus manajemen untuk memberikan makan terus kebersihan, itu masih dari lapas," kata dia, Jumat siang.

"Kita tidak akan mundur, walaupun mungkin akan memberikan perlawanan lagi. Tidak ada polisi itu dilarang masuk ke lapas," kata dia lagi.

Ardian menekankan bahwa undang-undang telah mengatur bahwa kepolisian bisa melakukan penangkapan di mana saja. Kecuali di depan persidangan.

"Kalau rumah ibadah itu etika, bukan larangan, jadi tetap kita akan kita periksa lagi di lapas," ucapnya.

Awalnya, kata Kapolres, timnya meringkus dua orang pengedar narkoba, dan setelah dilakukan pengembangan kasus, ternyata peredaran tersebut dikendalikan dari dalam lapas.

"Kami mengebon tersangka AB, dan setelah itu melakukan penggeledahan pada ruangan yang pernah didiaminya," kata dia lagi.

Ada dua ruangan yang pernah menjadi sel tahanan AB, dan saat penggeledahan tidak ada perlawanan dari narapidana dan tahanan lainnya. Pihaknya tidak berniat menggeledah kamar tahanan lainnya, karena tujuan awal hanya menggeledah titik-titik penting pengembangan kasus AB.

"Tetapi saat akan menggeledah tower yang nyatanya berada di luar lapas itu, pintu untuk naik ke sana terkunci, saat itulah terjadi perlawanan dari narapidana," ucapnya.

Pintu dari kamar tahanan yang berada di lantai atas semuanya tidak terkunci dengan gembok. Akibatnya seluruh narapidana dan tahanan lantai atas lapas tersebut melakukan perlawanan terhadap personel polisi dengan menggunakan pipa besi dan raket tenis.

"Jadi KPLP yang menyuruh dan memerintahkan, satu sipir lainnya memberikan kunci kepada enam narapidana dan enam orang ini lah yang membuka pintu," kata dia.

Dengan menggunakan tangan kosong para personel kepolisian menahan dan memaksa para warga binaan Lapas Bentiring tersebut kembali ke ruang tahanan.

"Di sana kami temukan tidak ada gembok, kami menguncinya dengan gembok baru," ujarnya.

Dari penggeledahan kepolisian menyita 12 gram sabu-sabu, 9 alat hisap, 31 buku catatan narkoba, 4 timbangan digital, 140 unit telepon seluler, 12 bungkus plastik klip, 3 plastik sisa sabu, 6 buku tabungan berbagai bank, 8 kartu anjungan tunai mandiri, 25 butir yang diduga narkoba, tiang bersi, sejumlah gunting dengan mata gunting yang dipisah jadi dua bagian, gergaji besi, pipa besi, raket tenis, serta uang senilai 1,46 juta yang diduga hasil dari penjualan narkoba. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mabes Polri Tak Toleransi Anggota Polda Sumut yang Kena Narkoba

Mabes Polri Tak Toleransi Anggota Polda Sumut yang Kena Narkoba

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 16:59 WIB

Sehari, Polda Metro Jaya Ungkap Narkoba di 4 Tempat

Sehari, Polda Metro Jaya Ungkap Narkoba di 4 Tempat

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 14:25 WIB

Soal Pemberian Sanksi, Kepala Rutan Salemba Tunggu Polisi

Soal Pemberian Sanksi, Kepala Rutan Salemba Tunggu Polisi

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 13:16 WIB

Kabur dari Rutan, Anwar Berencana Terbang ke Kalimantan

Kabur dari Rutan, Anwar Berencana Terbang ke Kalimantan

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 08:05 WIB

Cerita Keluarga saat Didatangi Anwar

Cerita Keluarga saat Didatangi Anwar

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 06:54 WIB

Polisi Berikan Hasil BAP Anwar ke Dirjen Permasyarakatan

Polisi Berikan Hasil BAP Anwar ke Dirjen Permasyarakatan

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 06:28 WIB

Polisi: Keluarga Tak Laporkan Keberadaan Anwar

Polisi: Keluarga Tak Laporkan Keberadaan Anwar

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 03:58 WIB

Kabur dari Salemba, Anwar Sempat Melamar Kerja di Restoran

Kabur dari Salemba, Anwar Sempat Melamar Kerja di Restoran

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 05:28 WIB

Napi Kabur dari Rutan Salemba, Polda Metro Bentuk Tim Khusus

Napi Kabur dari Rutan Salemba, Polda Metro Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 06:20 WIB

Bantu Kabur dari Rutan Salemba, Istri Anwar Belum Ditahan

Bantu Kabur dari Rutan Salemba, Istri Anwar Belum Ditahan

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 01:14 WIB

Terkini

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:27 WIB

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB